Kemenhub Berangkatkan 10.350 Pemudik Untuk Balik ke Jakarta

Pelepasan mudik balik gratis Kementerian Perhubungan | Foto: rmol

JoSS, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melepas 10.350 pemudik untuk kembali Jakarta. Pemberangkatan itu merupakan bagian dari rangkaian periode mudik dan balik gratis pada Angkutan Lebaran 2019.

Kepala Subdirektorat Angkutan Barang Direktorat Angkutan Jalan Syaiful Bahri mengatakan para penumpang itu diberangkatkan dari lima terminal tipe A, yakni Yogyakarta, Solo, Semarang, Wonogiri, dan Purwokerto.

“Total 10.350 orang yang diangkut dengan 230 bus dengan tujuan akhir di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta,” katanya, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/6).

Syaiful menuturkan penyelenggaraan mudik gratis ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kemacetan di jalur-jalur mudik. Dengan mudik gratis ini, lanjutnya, bisa berdampak untuk mengurangi penggunaan sepeda motor dan kendaraan pribadi.

“Sehingga mengurangi beban lalu lintas pada jalur mudik serta untuk mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pemudik,” ucap Syaiful.

Baca juga: Kombinasi One Way dan Contra Flow Dinilai Efektif Tekan Kemacetan 

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan menyampaikan belum ada lonjakan signifikan terkait jumlah kendaraan dan penumpang selama arus balik Lebaran 2019.

Hal tersebut berdasarkan hasil pemantauan Kemenhub pada H+2 Lebaran sif II, yaitu Jumat (7/6) pukul 20.00 WIB hingga Sabtu (8/6) pukul 08.00 WIB.

“Secara umum belum tampak lonjakan yang signifikan baik penumpang maupun kendaraan,” kata Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu I Nyoman Sukayadnya, Sabtu (8/6).

Kemudian, dari pemantauan di delapan titik jalan non-tol kondisi arus lalu lintas secara umum juga masih terpantau lancar. Delapan titik jalan non-tol tersebut yakni Merak, Sadang, Balonggandu, Rancaekek, Prupuk, Pejagan, Tegal dan Kendal.

Berdasarkan data Kemenhub, untuk arah masuk tercatat 95.471 kendaraan. Jumlah itu mengalami penurunan sebesar 32,39 persen dibandingkan 2018 sebanyak 141.135 kendaraan.

Untuk jumlah keberangkatan bus, hingga pagi tadi tercatat sebanyak 6.203 bus. Jumlah itu juga mengalami penurunan 50,58 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 12.552 bus.

Jumlah penumpang bus tercatat sebanyak 135.454 orang atau mengalami penurunan 50,33 persen dibanding tahun lalu yang sebesar 272.732 orang. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*