Pedagang Barang Antik Kota Lama Pindah, Tempati Gedung PPI

Lapak pedagang barang antik di kawasan Kota Lama Semarang | Foto: google

JoSS, SEMARANG – Para pedagang barang antik di Semarang resmi pindah lokasi. Pedagang yang biasanya berjualan di Jalan Srigunting Kawasan Kota Lama kini sudah menempati Galeri Industri Kreatif di gedung Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) tepatnya belakang Gereja Blenduk.

Acara slub-sluban menempati lapak baru telah dilakukan dengan doa, pemotongan tumpeng, dan makan jajan pasar bersama-sama pada Sabtu (4/5) lalu.

Perintis Pedagang Barang Antik Kota Lama Semarang, Linggo Sapto mengatakan, para pedagang menyambut baik pemindahan ini.

Saat ini, lapak para pedagang lebih tertata dibanding lapak sebelumnya yang berada di Jalan Srigunting.

“Di dalam malah lebih enak. Kami tidak harus usang-usung barang-barang, dikeluarkan, nanti dimasukan lagi,” tutur Linggo, Minggu (5/5) seperti dirilis Tribunjateng.com.

Dia memprediksi pada pekan pertama di tempat baru dipastikan akan sepi pengunjung, terlebih pekan pertama ini memasuki bulan Ramadan. Namun, dia yakin memasuki pekan ketiga hingga lebaran nanti Galeri Industri Kreatif di gedung PPI akan ramai dikunjungi.

Baca juga: Pakai Teknologi Canggih Dari Spanyol, Uji KIR di Semarang Tak Bisa Direkayasa

“Kalau awal-awal mungkin akan sepi tapi nanti dua minggu, tiga minggu berjalan akan kembali ramai, apalagi nanti saat lebaran,” katanya.

Menurutnya, dalam memasarkan barang antik, lokasi lapak tidak begitu berpengaruh. Sebab, hal yang penting yaitu penggunaan media sosial sebagai sarana dalam pemasaran barang antik.

Ketua Paguyuban Pedagang Barang Antik Semarang, Surono mengatakan, barang-barang yang dijual di PPI tidak jauh berbeda dengan barang-barang yang dijual saat pihaknya masih menempati Jalan Srigunting. Barang antik yang dijual usianya diatas 100 tahun, diantaranya keris, meubel, alat penerangan, dan keramik.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pembongkaran lapak telah dilakukan sejak Jumat (3/5) lalu. Petugas Dinas Perdagangan juga sudah melakukan pembersihan lapak di Jalan Sriguntung. Dia memastikan, sudah tidak ada pedagang di sepanjang Jalan Srigunting mulai Minggu (5/5). (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*