JoSS, SEMARANG – Sebagai perusahaan penyedia sistem teknologi event dan hiburan di Indonesia, Loket terus dorong pertumbuhan industri kreatif lokal di berbagai daerah. Termasuk di kota Semarang. Caranya dengan menggandeng berbagai komunitas dan individu di kota Semarang.
Menurut VP Consumer Solutions Loket, Rama Adrian mengatakan platform loket.com disiapkan untuk digunakan komunitas setempat guna menjadi local event creator yang nanti mampu mendukung industri kreatif masing-masing.
Sejak diluncurkan pertengahan 2018 silam, lanjutnya pertumbuhan event di Semarang yang bekerja sama dengan platform digital ini menunjukkan kenaikan yang signifikan. Yaitu mencapai 400 persen. Kategori event terbanyak adalah workshop yang mencapai hampir 40 persen bagian, konferensi Iebih dari 17 persen, dan festival umum hampir 11 persen.
Dia menuturkan bahwa data tersebut memperlihatkan bahwa Kota Semarang merupakan salah satu kota dengan tingkat pertumbuhan event tertinggi di Indonesia.
Diakuinya, tidak hanya semakin banyak individu dan komunitas kreatif baru yang tumbuh, tetapi pergelaran event tersebut juga secara langsung turut berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Semarang.
Baca juga: Vokasi Industri Gaet 400.000 Siswa SMK
“Semakin banyak event-event kreatif yang digelar juga mendorong peningkatan jumlah wisatawan dan pengunjung ke ibu kota provinsi Jawa Tengah ini,” katanya seperti yang dilansir dari solopos.com, Senin (18/3).
Dia menambahkan, penyelenggaraan event merupakan salah satu pilar dalam industri kreatif yang memiliki potensi sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Kemajuan teknologi informasi, terangnya, menyebabkan semakin banyak warga bergantung pada pilar-pilar kreatif ini.
“Untuk mendorong pertumbuhan ini, Loket sebagai perusahaan teknologi terus melakukan inovasi guna memberikan pengalaman terbaik bagi para event creator dan audience,” jelasnya.
Sementara Marketing Manager loket.com, Jojo Trijoko menambahkan, layanan ini mengusung konsep self service. Konsep self service yang diterapkan merupakan konsep hasil inovasinya yang ditujukan untuk membantu para event creator dalam mengelola event mereka secara mandiri.
“Konsep ini kami pilih atas pertimbangan karakter target market kami dari kalangan event creator dari individu dan komunitas. Terutama kalangan miIenial kreatif yang memiliki tingkat adaptasi tinggi terhadap teknologi dan memiliki keterbatasan waktu untuk mengelola event mereka seperti promosi dan penjualan tiket,” ujarnya. (nug/lna)

Leave a Reply