
JoSS, GUNUNGKIDUL – Belalang goreng selama ini dikenal sebagai makanan khas daerah Gunungkidul. Karena itu maklum kalau populasi belalang saat ini kian langka. Di pasaran, harga belalang mentah saat ini mencapai Rp 100 ribu/kg. Jika dijual dalam bentuk matang belalang mencapai harga Rp 500 ribu.
Hal itu diungkapkan seorang pedagang belalang goreng di Jalan Wonosari-Yogyakarta Karjiyem (45), belum lama ini.
“Sekarang belalang dibeli dari pengepul-pengepul, mereka mendapat belalang dari luar daerah Gunungkidul seperti Kulon Progo, Purworejo, sampai Kebumen. Kalau di Gunungkidul belalang sudah jarang ditemui,” katanya dikutip Tribunjogja.com, Selasa (21/5).
Ia mengatakan, untuk membuat satu kilogram belalang goreng dirinya membutuhkan belalang mentah sebanyak 2-3 kilogram, karena jika digoreng belalang mengalami penyusutan.
Lanjut Karjiyem dirinya sebelum berjualan belalang goreng adalah sebagai petani. Namun karena menjadi petani dinilai kurang menjanjikan, dirinya bersama suaminya banting stir menjadi pedagang belalang goreng.
Baca juga: Harga Daging Ayam di Purwokerto Masih di Atas Harga Acuan Pemerintah
“Saya jadi pedagang belalang goreng sejak empat tahun lalu karena jualan belalang lebih menguntungkan daripada bertani, satu toples kecil dijual seharga Rp 25 ribu,” imbuhnya.
Karjiyem yang berdomisili di Dusun Karangasem, Desa Mulo, Kecamatan Wonosari tersebut menyebut, tiap harinya harus menempuh belasan kilo untuk mencapai tempatnya berjualan dengan menggunakan sepeda motor.
“Tiap harinya ya membawa kompor dan tabung gas karena belalang ini kan digoreng di tempat jadi ya harus membawa peralatan untuk menggoreng. Jadi belalang sudah dibersihkan dari rumah nanti sampai di tempat jualan tinggal memberikan bumbu dan menggoreng saja,” katanya.
Dirinya mengklaim bahwa belalang buatannya mampu bertahan selama satu minggu, jika dimasukkan ke dalam toples. Ia mengakui saat puasa seperti ini jualannya cenderung menurun dibandingkan hari-hari biasa. (Wiek/lna)

Leave a Reply