Diguncang Gempa, Status Gunung Sumbing dan Sindoro Normal

Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro
Ilustrasi gunung sindoro | Foto: google

JoSS, TEMANGGUNG – Meski terjadi gempa beberapa kali, namun Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro masih berstatus normal atau level 1. Pihak Pos Pengamatan Gunung api Sumbing PVMBG Badan Geologi mengimbau kepada para pendaki untuk hati-hati dan tidak menggelar kemah di dasar kawah.

Petugas Pos Pengamatan Gunung api Sumbing, Yuli Rahmatulloh mengungkapkan, berdasarkan laporan aktivitas gunung api pada tanggal 3 Mei 2019, pantauan meteorologi, cuaca Gunung Sumbing cerah, berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan barat daya. Suhu udara 21-25 °C, kelembaban udara 89-90 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

“Secara visual, gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil,” kata Yuli Rahmatulloh, seperti yang dilansir dari suaramerdeka.com, Minggu (5/5).

Berdasarkan laporan aktivitas April 2019 PVMBG, aktivitas kegempaan Gunung Sumbing, terjadi dua kali gempa vulkanik dangkal, satu kali gempa vulkanik dalam, tujuh kali gempa tektonik lokal, 71 kali gempa tektonik jauh.

“Pengunjung atau wisatawan agar berhati-hati ketika berada di lokasi kawah karena struktur batunya labil dan mudah lepas serta tidak berkemah di dasar kawah, karena dimungkinkan terdapat gas vulkanik beracun pada malam hari terutama pada saat cuaca buruk,” tutur dia.

Baca juga: Jalur Ganda KA Stasiun Baron hingga Nganjuk Mulai Difungsikan

Sementara berdasarkan laporan Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Sindoro, Warseno, pantauan meteorologi Gunung Sundoro cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan barat daya. Suhu udara 21-25 °C, kelembaban udara 89-90 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg. Secara visual, gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.

Berdasarkan laporan aktivitas April 2019 PVMBG, aktivitas kegempaan Gunung Sindoro, terjadi empat kali gempa hembusan, dua kali gempa vulkanik dangkal, dua kali gempa vulkanik dalam, tujuh kali gempa tektonik lokal, 71 kali gempa tektonik jauh. Namun untuk kesimpulan, tingkat aktivitas Gunung Sindoro Level I atau Normal. Rekomendasinya, masyarakat di sekitar Gunung Sundoro agar tenang, tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Sindoro.

Selain itu, masyarakat di sekitar Gunung api Sindoro dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati bibir kawah puncak Gunung Sindoro dalam jarak dekat. Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Gunung api Sindoro dalam KRB II bisa beraktivitas seperti biasa dan tetap memperhatikan perkembangan kegiatan Gunung Sindoro yang dikeluarkan oleh BPBD setempat. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*