Cilacap Kembali Diguncang Gempa

JoSS, CILACAP – Kabupaten Cilacap kembali diguncang gempa. Kali ini gempa bumi dengan magnitudo 4,4 dan tidak berpotensi tsunami.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan gempa terjadi pada Sabtu (4/5) pukul 07.54 WIB. Titik gempa berada di lokasi 8,48 Lintang Selatan (LS) dan 108,85 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 20 km.

Gempa berpusat di laut dengan jarak 85 km arah barat daya, Kabupaten Cilacap. BMKG mencatat, gempa tersebut dirasakan hingga Pangandaran dengan skala MMI I-II, yang artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Sebelumnya, Cilacap pernah diguncang gempa bumi dua kali. Pertama adalah gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5. Getaran gempa terasa hingga Pangandaran, Jawa Barat, pada Senin (7/1) pukul 23.58 WIB. Pusat gempa berada di laut sekitar 69 kilometer arah tenggara dari Cilacap.

Baca juga: Situasi Masyarakat Pascagempa M 6,8 Sudah Kondusif

Titi koordinat gempa berada di 8,32 Lintang Selatan dan 109,09 Bujur Timur. Kedalaman gempa 11 kilometer dan dirasakan di Pangandaran dengan skala II MMI.

Getaran yang terasa di Pangandaran dirasakan dengan skala II MMI (Modified Mercalli Intensity), yang artinya dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Gempa bumi kedua yang mengguncang Cilacap adalah dengan magnitudo 2,6, Senin (4/3). Pusat gempa cukup dangkal yakni pada kedalaman 10 kilometer.

“Info Gempa Magnitudo 2,6 SR, pada 4 Maret 2019 pukul 06.47.04 WIB,” tulis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Semarang, dilansir dari akun Twitter @bmkg_semarang, Senin (4/3).

Meski pusat gempa dilaporkan cukup dangkal, tidak ada dampak kerusakan dari peristiwa tersebut. “Lokasi 8.60 LS,108.98 BT atau 100 kilometer barat daya Cilacap Jateng. Kedalamannya 10 kilometer,” pungkasnya. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*