Tanah Bergerak di Kampung Gunung Batu Sukabumi Semakin Meluas

tanah bergerak
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SUKABUMI – Peristiwa tanah bergerak semakin meluas di Kampung Gunung Batu, Sukabumi. Lokasi pergerakan tanah terjadi di Kampung Gunung Batu, RT 1 RW 22 dan RT 3 RW 9, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sebanyak 109 Kepala Keluarga (KK) dari 338 jiwa terdampak bencana tersebut. Sementara warga yang terdampak masih bertahan di tenda-tenda darurat atau tempat pengungsian yang disiapkan pemerintah. Pengungsi lainnya menumpang ke rumah kerabat terdekat.

“Ada sebanyak 69 rumah sudah tidak layak huni, 40 rumah rusak ringan. Ada sekitar 150 jiwa yang saat ini berada di tenda-tenda darurat. Kami beserta aparat TNI dan Polri mengimbau warga untuk tetap waspada. Kami juga sudah menyiapkan titik-titik tenda pengungsian di wilayah Desa Kertaangsana,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman, seperti yang dilansir dari detik.com, Minggu (28/4).

Baca juga: Tanah Bengkok Tak Produktif Itu Kini Ditanami Jambu Kristal

Menurutnya, kampung tersebut terus mengalami pergerakan tanah dan berpotensi membahayakan jiwa warga. Guna mengantisipasi korban jiwa, Pemkab Sukabumi akan merelokasi warga ke tempat yang aman.

“Rencananya lahan yang berada di dekat kantor desa dijadikan hunian sementara. Namun kami akan mengkaji terlebih dahulu lokasi tersebut,” ujar Eka.

Dihubungi terpisah, Asep Has, salah seorang relawan yang berada di lokasi, mengatakan hingga hari ini retakan tanah terus meluas. Bahkan, kala kendaraan melintasi jalan Nyalindung-Sagaranten, tanah bergetar kuat dirasakan warga.

“Kalau kebutuhan dasar warga sebagian sudah terpenuhi, namun warga saat ini membutuhkan kepastian relokasi. Warga juga tiap malam dihantui getaran ketika ada kendaraan dengan bobot besar melintas,” ujar Eka.

Bukan hanya rumah warga, retakan juga merusak ruas jalan provinsi yang berada di sekitar lokasi. Kondisi jalan menjadi ambles dan berlubang dengan ukuran cukup besar. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*