
JoSS, JERUSALEM – Masjid Al Aqsha di Jerusalem mengalami musibah kebakaran pada Senin (15/4). Kebakaran memang tidak menyebabkan kerusakan berarti, namun membahayakan bagian situs ibadah yang berusia lebih dari 2.000 tahun itu.
Pada hari yang sama, Katedral Notre Dame di Paris juga terbakar.
Kebakaran di Masjid Al Aqsha diketahui pada Senin petang. Api muncul dari kamar penjaga di luar ruangan shalat al-Marwani, seperti disampaikan Departemen Wakaf Islam masjid tersebut.
Menurut media daring The New Arab, seorang penjaga melaporkan sempat ada kesenjangan rotasi penjagaan antara pukul 19.15 dan 19.30 waktu setempat. Departemen Wakaf memuji aksi cepat tanggap yang diperlihatkan oleh para petugas pemadam kebakaran, yang dengan cepat menguasai api.
Dalam berita itu disebutkan bahwa kemunculan api tampaknya disebabkan oleh anak-anak yang sedang bermain-main.
Baca juga: Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Mundur, Trump Lakukan Ini
Departemen Wakaf kemudian meminta jamaah “yang tinggal di sekitar masjid dan Kota Lama untuk mendidik anak-anaknya agar tidak bermain-main dengan api, terutama di dalam masjid Al Aqsha.”
Kepolisian Israel mengatakan kepada Al Araby bahwa mereka mulai melakukan penyelidikan atas kebakaran tersebut. Israel telah memerintah seluruh kota itu sejak 1967, yaitu ketika Israel menyita kota tersebut dari Jordania.
Pada Hari yang sama Katedral Notre-Dame di Paris, Prancis rusak akibat kebakaran yang terjadi pada Senin (15/4) waktu setempat. Bangunan bersejarah itu berusia 855 tahun.
Api terlihat melahap bagian atap katedral dan menghancurkan bagian puncak menara. Notre-Dame merupakan salah satu ikon Prancis dan dikunjungi jutaan turis setiap tahunnya.
Katedral yang dibangun pada abad ke-12 itu muncul dalam karya klasik Victor Hugo, The Hunchback of Notre-Dame. Bangunan ini sedang dalam renovasi, di mana beberapa bagian di bawah atap serta patung-patung perunggunya dipindahkan ke bagian lain pada pekan lalu. (lna)

Leave a Reply