Mantap, Stadion Manahan Bakal Jadi Seperti SUGBK

Manahan
Stadion Manahan Solo tengah dalam renovasi | Foto: instagram manahan.solo

JoSS, SOLO – Stadion Manahan Solo bakal menjadi seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta. Demikian klaim pengelola proyek renovasi stadion kebanggaan warga Surakarta, PT Adhi Karya.

Hingga kini, renovasi Stadion Manahan Solo terus berlanjut dan menunjukkan progres. Stadion ini direnovasi sesuai standar international.

Perkembangan atau progres renovasi Stadion Manahan Solo ini sempat ditunjukkan dalam akun instagram @manahansolo. Dalam foto tersebut, terlihat lapangan sepak bola yang berwarna hijau segar. Foto tersebut diambil dari akun Instagram milik pengelola proyek renovasi Stadion Manahan, PT Adhi Karya.

Foto wajah baru Stadion Manahan Solo diambil setelah proyek renovasi berjalan selama tiga bulan. Stadion Manahan dalam foto itu terlihat sangat berbeda. “Manahan siang hari ini. Btw, ini baru tiga bulan hlo lur,” tulis @manahan.solo sebagai keterangan foto.

Warganet yang menonton foto tersebut dibuat kagum dengan wajah baru Stadion Manahan Solo. Mereka tak sabar melihat wujud Stadion Manahan Solo setelah semua proses renovasi selesai. “Sudah keren dan beda banget sama sebelumnya, mantap!” komentar @dovan.putuw memuji, seperti yang dilansir dari solopos.com, Rabu (3/4).

Baca juga: Merujuk RISPBK, Dinas Damkar Solo Tambah Satu Unit MPK

Salah satu akun instagram milik @diogo_budytama menulis, enggak kalah hijau sama rumput tetangga, min. Sedangkan akun @cakariangga berharap bisa melihat Persis bertanding di stadion tersebut jika sudah rampung renovasinya. Terakhir, akun @adnan_agus_green memuji rumput di stadion Manahan yang cukup istimewa.

Perlu diketahui, renovasi Stadion Manahan Solo awalnya ditarget rampung pada September 2019. Tetapi, karena banyaknya fasilitas yang belum selesai, renovasi ini dikerjakan sampai Desember 2019.

Wakil Ketua Proyek Renovasi Stadion Manahan, Project Engineering Manager, PT Adhi Karya, Muntohar  mengatakan, renovasi stadion menyesuaikan standar internasional. Hal ini dilakukan agar stadion kebanggaan warga Solo itu bisa menggelar pertandingan internasional.

Tetapi, renovasi tersebut berpengaruh pada penurunan kapasitas jumlah penonton yang sebelumnya 24.000, kini menjadi 20.003 saja. Kursi penonton terbagi 18.679 penonton reguler, 944 kursi untuk difabel, dan 380 kursi untuk VIP dan VVIP. Single seating berfungsi memberikan kenyamanan para penonton yang juga sebagai standar Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*