JoSS, SURABAYA – Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) mengajak masyarakat Jawa Timur untuk tenang menunggu hasil penghitungan suara Pilpres dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Segenap masyarakat diminta untuk menahan diri.
Sekjen JKSN Zahrul Azhar Asumta atau lebih dikenal dengan Gus Hans menyampaikan meski JKSN menghargai perhitungan quick count, namun mengajak masyarakat Jatim untuk menunggu hasilnya dari KPU.
Baca juga: KPU Jabar Tunggu Laporan Resmi Bawaslu Terkait PSU
Dia mengatakan apa pun keputusan KPU terkait hasil perhitungan suara Pilres harus dihargai. Ia pun mengaku juga menghargai perhitungan cepat (Quick Count).
“Kami juga menghargai karya-karya ilmiah karena itu adalah keilmuan salah satu produknya adalah quick count, tapi kami tidak menyakini quick count. Itu menjadi pegangan kita. Tapi kami meyakini hasil keputusan KPU,” kata Gus Hans, kepada wartawan di Posko JKSN di Jalan Diponegoro, seperti yang dilansir dari detik.com, minggu (21/4).
Gus Hans juga menyampaikan, jika dalam keputusan KPU ada perubahan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menghargai keputusan KPU. “Jika nanti ada perubahan, masyarakat harus menghargai keputusan KPU,” tegas Gus Hans.
Sementara itu, Ketua Jaringan Kiai dan Santri Nasional, M Roziqi mengatakan, menurut hitungan cepat (quick count) paslon Capres dan Cawapres nomor urut 01 unggul dari paslon nomor urut 02. Meski begitu pihaknya mengimbau kepada masyarakat di Jawa Timur untuk tetap bersabar menunggu keputusan dari KPU.
“Kami mengimbau kepada para masyarakat Jawa Timur, para Kiai, para bu nyai, para santri semuanya yang tergabung dalam barisan JKSN, kami mengimbau jangan cepat percaya hasil quick count, itu bukan sesuatu kebenaran, akan tetapi mari kita tabayun, mari kita sabar, mari kita menunggu dari KPU pada tanggal 22 Mei, Insyaallah perolehan real count seperti apa,” ungkap Roziqi. (nug/lna)

Leave a Reply