Impian Ebiet G Ade Berkolaborasi Dengan Sang Putra Segera Terwujud

JoSS, JAKARTA – Album kolaborasi antara dua penyanyi ayah-anak Ebiet G Ade (64) dan Aderaprabu Lantip Trengginas (33) alias Adera akan segera diproduksi Musica Studios.

Hal itu diungkapkan Produser Musica Studios Indrawati Widjaja atau yang karib disapa Acin saat menghadiri peluncuran rilis ulang singel “Untuk Kita Renungkan”, kolaborasi Ebiet dan Adera di Arjuna Cafe & Photo Studio, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/5).

“Setelah merilis ulang lagu ini, kemungkian lagu baru ada saja. Kolaborasi (Ebiet dan Adera) ke depan akan ada kelanjutannya. Keinginan kami dibuat satu album,” kata Acin. Namun, Acin belum bisa memastkan konsep untuk album ayah dan anak tersebut. Acin akan mendiskusikannya lebih lanjut dengan mereka.

Adera yang mendengar pernyataan Acin cukup terkejut. Ia tidak menyangka ada rencana dari Musica Studio untuk membuatkan album kolaborasi bersama ayahnya. “Saya excited sekali. Saya jadi mikir akan lagu seperti apa ini. Ini pelajaran dan pengalaman yang baru buat saya,” kata Adera.

Baca juga: Akhirnya Maudy Ayunda Pilih Kuliah di Stanford

Sementara itu, Ebiet menggoda anaknya dengan canda terkait rencana pembuatan album kolaborasi tersebut.

“Mas Adera enggak keberatan nyanyi lagu saya? Kalau saya bisa, akan saya coba. Lagu Adera yang hits kan mudah juga. Saya juga bisa menafsirkan,” kata dia.

“Papa aja enggak hapal (lagu Adera). Refrain aja sering serimpet-serimpet,” timpal Adera.

Lagu yang dirilis ulang dengan aransemen musik kekinian tersebut adalah lagu yang dicipta Ebiet pada 1982. Saat itu, Ebiet membuatnya setelah terjadi bencana meletusnya Gunung Galunggung. Ebiet berujar, pertemuan dengan Adera dalam lagu ini adalah sebuah kolaborasi yang humanis.

“Kolaborasi saya dengan Adera adalah kolaborasi yang humanis. Ayah ajak anak menyanyi atau anak ajak ayah bernyanyi. Ini lagu saya yang mengajak kebaikan,” ujar Ebiet dalam jumpa pers di Arjuna Cafe & Photo Studio, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/4).

Untuk urusan aransemen, Ebiet menyerahkannya kepada Adera. Dia menggarap aransemen dengan ciri khasnya yang bergenre pop slow. Ebiet mengaku cukup kesulitan saat menjalani proses rekaman lagu tersebut.

Meskipun lagu “Untuk Kita Renungkan” cukup kuat dengan karakter vokalnya, Ebiet tidak mau menarik Adera ke lagu miliknya. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*