Warga Jogja Kini Bebas Berselanjar di Dunia Maya Gratis

berselancar di dunia maya
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, JOGJA – Sebanyak 100 titik ruang publik di Jogja telah dilengkapi layanan internet wireless fidelity (Wifi). Dengan demikian warga Kota Jogja kini dapat berselancar di dunia maya secara gratis yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Jogja.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian (Kominfosandi) Kota Yogyakarta, Ig. Trihastono, mengatakan warga Yogya kini dapat mengakses internet secara gratis menggunakan Service Set Identifier (SSID) Free Hotspot Pemkot Yogyakarta yang sudah tersedia di lebih dari 100 titik di Kota Yogyakarta.

“Free Hotspot Pemkot Yogyakarta dapat diakses di seluruh kantor pemerintah, termasuk kantor kecamatan, kelurahan, puskesmas, serta beberapa ruang terbuka hijau publik dan balai warga,” ujarnya, Selasa (12/3).

Untuk dapat menggunakan fasilitas tersebut, warga cukup memanfaatkan akun Jogja Smart Service (JSS) atau mendaftar menggunakan nomor handphone.

“Warga bisa menggunakan akun JSS untuk login ke layanan ini, sementara bagi yang belum memiliki akun JSS harus mendaftar dulu menggunakan nomor handphone untuk mendapatkan akun temporer yang berlaku selama satu minggu,” katanya.

Pemkot sendiri akan terus menambahkan titik akses di Kota Yogyakarta. Untuk tahun 2019 akan ditambahkan sebanyak 45 titik akses berbasis kampung.

“Saat ini sudah ada tujuh titik akses berbasis kampung, yakni di Gedongkiwo, Mantrijeron, Tegalmulyo, Giwangan, Baciro, Pandeyan, dan Golo. Kami akan terus menambahkan titik akses berbasis kampung,” ujarnya.

Baca juga: Wujudkan Giwangan Sentra Anggrek, Pemkot Jogja Lakukan Ini

Trihastono mengatakan layanan tersebut dimaksudkan untuk memberikan hak publik dalam mengakses informasi sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada.

“Kami mengharapkan layanan wifi gratis dapat dioptimalkan, bukan sekedar untuk mencari informasi melalui media sosial, tapi juga harus dapat memberikan dorongan kepada masyarakat untuk memanfaatkan internet dalam aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, pelajar dan mahasiswa juga bisa memperkaya materi yang didapat di kelas dengan informasi dan referensi yang didapat dari internet.

Layanan wifi gratis itu juga diharapkan dapat mendukung digitalisasi layanan yang sedang dilakukan Pemkot saat ini.

“Ke depan Pemkot akan memanfaatkan model-model pelayanan publik digital untuk memberikan kemudahan aspek waktu dan biaya bagi masyarakat,” ujarnya, seperti dikutip dari Tempo.co.

Kepala Seksi Perangkat Keras dan Infrastruktur dan Telematika Dinas Kominfosandi, Gregorius Gede Wiranarada mengatakan adanya internet gratis di ruang publik menjadikan masyarakat bisa mengakses layanan publik pemerintah kota tanpa harus terkendala keterbatasan paket data. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*