
JoSS, YOGYAKARTA – Dunia penerbangan di Indonesia tertimpa musibah lagi. Kali ini menimpa Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 258 yang tergelincir di Bandar Udara (Bandara) Adisutjipto, Yogyakarta.
Menurut pengamat penerbangan, Alvin Lie, peristiwa tergelincirnya pesawat GIA pada Jumat (15/3) pukul 21.22 WIB. Tepatnya di Runway 09 bandara dengan klasifikasi “Serious Incident”.
Pesawat yang dipiloti Noor Dirgantara, berangkat dari Jakarta menuju Yogyakarta pukul 20.28 WIB. Setelah tergelincir, pesawat telah berhasil ditarik pukul 21.40 WIB.
Peristiwa itu menyebabkan satu penerbangan Sriwijaya Air SJY 233 dibatalkan. Selain itu dua pesawat GIA dengan no penerbangan GIA234 dan GIA256 diholding.
Baca juga: Air Asia Incar Saham Citilink di Garuda Indonesia
Tidak ada korban akibat peristiwa tersebut. Belum diketahui secara detail penyebab kejadian itu dan kerusakan yang dialami pesawat tersebut.
Peristiwa tergelincirnya pesawat GIA, setahun silam pernah terjadi Bandara Adi Sutjipto. Yaitu Pesawat Garuda Indonesia GA210 rute CGK-JOG (Cengkareng-Yogya). Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
Cuma perbedaannya, tergelincir pada pukul 14.00 WIB, usai runaway basah diguyur hujan. Hal ini berdasarkan penuturan pilot pesawat.
Meski belum diketahui penyebabnya, apakah pesawat Garuda Indonesia yang tergelincir Jumat (15/3) di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta juga akibat runaway yang basah?. (nug/lna)

Leave a Reply