
JoSS, SUMATERA SELATAN – Program dari Kementrian Kelautan dan Perikanan seperti yang dilakukan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya diapresiasi oleh Ketua Komisi IV DPR, Edhy Prabowo. Karena mampu menyentuh hingga daerah-daerah pelosok.
“Kami juga ingin menyampaikan apresiasi kepada KKP karena telah mampu melakukan pembangunan perikanan budidaya dan memberikan dukungan bantuan berbagai program hingga ke daerah-daerah pelosok,” kata Edhy Prabowo.
Baca juga: Ekspor Komoditas Perikanan Jateng 2018 Naik 59%
Edhy mengemukakan hal itu saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan, tepatnya di Desa Tirtaharja, Kecamatan Muara Sugihan, Sabtu (23/3).
Ketua Komisi IV DPR menjelaskan, bahwa kunjungan kerja itu ditujukan untuk melihat perkembangan kemajuan perikanan budidaya di Kabupaten Banyu Asin. Tak ketinggalan peluang pengembangan potensi perikanan budidaya yang ada.
“Selain untuk memastikan bahwa pembangunan perikanan berjalan baik dan berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, kami ingin melihat potensi yang ada. Sehingga KKP dapat membangun tambak atau kolam ikan percontohan yang tepat,” ujarnya, seperti yang dilansir dari Antara, Minggu (24/3).
Kecamatan Muara Sugihan sendiri adalah salah satu kawasan bermuaranya aliran sungai Musi. Butuh waktu lima-enam jam untuk mencapai kecamatan ini dengan menggunakan moda transportasi kapal cepat. Moda ini paling mudah dan menjadi urat nadi transportasi masyarakat selama ini dibandingkan lewat darat.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, menyinggung akan besarnya potensi pengembangan perikanan budidaya di Kabupaten Banyuasin.
Slamet meyakini jika potensi tersebut dikembangkan, akan mampu membuat Banyuasin sebagai salah satu sentra dan penghasil utama produksi perikanan budidaya.
“Sebagai daerah yang memiliki lembah sungai Musi cukup luas sekaligus menjadi muaranya, Banyuasin memiliki tiga potensi budidaya ikan sekaligus, tawar, payau maupun laut,” terangnya.
Slamet juga meyakini bahwa dengan potensi dan karakteristik perairan yang dimiliki Kabupaten Banyuasin akan mampu menjadi sentra produksi ikan patin seperti di Vietnam.
Slamet memaparkan, bahwa Kabupaten Banyu Asin yang memiliki kemiripan dengan Sungai Mekong di Vietnam yang memiliki kadar oksigen yang tinggi, serta salinitasnya juga cocok. (nug/lna)

Leave a Reply