JoSS, JAKARTA – Menggoreng telur adalah hal simple yang bisa dilakukan siapa saja, baik pria maupun wanita. Telur goreng menjadi menu praktis dan menyehatkan yang menjadi pilihan karena cukup tambahakan garam, lauk ini siap santap di segala suasana.
Tak jarang saking mudahnya cara-cara menggorengpun terkesan asal-asalan. Mau langsung goreng rasanya sudah gurih enak namanya telur ceplok. Kalau mau ditambah bumbu lain, dan dikocok namanya telur dadar, bisa juga dibikin omelet.
Meski demikian, banyak kesalahana yang sering diabaikan saat menggoreng telur. Mengutip berbagai sumber berikut beberapa kesalahan yang kerap dilakukan saat memasak telur berikut ini.
1. Memecah telur dengan pinggir wajan
Saat wajan sudah dirasa siap untuk menggoreng, telur pun dipecah dengan pinggiran wajan. Keuntungannya jelas, saat dipecahkan dengan teknik ini, kuning telur tetap utuh dan tidak akan menambah cucian kotor karena alat tambahan hanya untuk memecah telur.
Akan tetapi cara ini bisa membuat telur goreng bercampur dengan serpihan cangkang telur. Sangat tak menyenangkan saat cangkang telur terselip di gigi.
2. Kurang bumbu atau kelebihan
Harus diakui menambahkan garam atau bumbu pada telur yang sudah ada di wajan agak sulit. Jika terlalu sedikit, rasanya hambar. Sedangkan terlalu banyak juga membuatnya terasa terlalu asin.
Ada trik untuk memberi rasa pada telur goreng tanpa dan tak berlebihan.
Caranya rendam telur mentah dengan air garam. Waktu 12-15 menit dirasa cukup bagi garam untuk menembus cangkang lalu telur siap digoreng.
Baca juga: Telur Asin Brebes Eksis Meski Digilas Tol Pejagan-Pemalang
3. Salah pilih wajan
Pilih wajan antilengket atau teflon. Jika wajan tidak memiliki lapisan antilengket, telur dengan mudah menempel pada wajan dan sulit untuk diangkat atau dibalik. Telur mengandung protein yang mudah menempel pada besi.
Tambahkan butter atau minyak untuk mencegah menempelnya telur pada wajan. Pastikan telur terus bergerak agar tidak membentuk ikatan dengan besi.
4. Wajan terlalu panas
Tak butuh waktu lama untuk menggoreng telur. Namun tak tepat jika menggoreng telur dalam suhu wajan yang terlalu panas. Telur bisa gosong, namun belum matang sempurna.
Cukup panaskan wajan hingga suhu sedang. Saat telur sudah masuk, kecilkan api kompor.
5. Telur tidak segera diangkat dari wajan
Satu hal terakhir yang perlu diperhatikan, sebaiknya saat telur matang, segera angkat dari wajan. Meski api sudah dimatikan, tetapi wajan tetap bisa menyimpan panas. Saat telur tak segera diangkat, proses menggoreng masih terus berlanjut sehingga telur yang awalnya sudah matang pas malah jadi overcooked. (Wiek/lna)

Leave a Reply