
JoSS, BANDARLAMPUNG – Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Jalan Tol Trans-Sumatra ruas Bakauheni (Lampung Selatan)–Terbanggi Besar (Lampung Tengah) sepanjang 140,9 km.
Tol ini menjadi jalan bebas hambatan terpanjang yang pernah diresmikan Jokowi selama dilantik sebagai presiden hingga saat ini. Sebelumnya ruas tol terpanjang yang pernah diresmikan Jokowi sekaligus yang memegang predikat tol terpanjang di Indonesia adalah tol Cipali sepanjang 116,75 km pada 2015 lalu.
Berdasarkan informasi dari Humas Provinsi Lampung, di Bandarlampung, Kamis (7/3), menyatakan bahwa peresmian JTTS Bakauheni-Terbanggi Besar itu dijadwalkan oleh Presiden Jokowi pada Jumat (8/3).
Berkaitan dengan itu, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menyatakan bahwa JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer siap diresmikan oleh Jokowi.
“Pembangunan JTTS ruas Bakauheni–Terbanggi Besar selesai dan siap dioperasikan. Untuk itu, saya memastikan langsung berbagai persiapan terkait peresmian JTTS ini,” ujar Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, seusai meninjau kesiapan peresmian JTTS Bakauheni–Terbanggi Besar, Rabu (6/3).
Rencananya, Presiden Jokowi melakukan peresmian JTTS ruas Bakauheni–Terbanggi Besar di Gerbang Tol Natar, Lampung Selatan. Gubernur Ridho menuturkan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke Lampung utamanya meresmikan JTTS Bakauheni–Terbanggi Besar.
“Acara utamanya di sini, jadi berbagai persiapan harus dipersiapkan dengan baik,” ujarnya saat meninjau lokasi peresmian di Gerbang Tol Natar itu pula.
Lebih lanjut, gubernur bersama perwakilan Protokol Kepresidenan melakukan rapat terkait persiapan peresmian JTTS Bakauheni-Terbanggi Besar. Sebelumnya, beberapa ruas Bakauheni-Terbanggi Besar telah diresmikan Presiden Jokowi pada 20 Januari 2018 lalu.
Baca juga: Waskita Bangun Rest Area Tol Pejagan-Pemalang di Bekas Pabrik Gula Brebes
Ruas-ruas JTTS tersebut berada pada Paket 1 Bakauheni-Sidomulyo segmen Pelabuhan Bakauheni sampai Simpang Susun (SS) Bakauheni sepanjang 8,9 km, dan di Paket 2 Sidomulyo–Kotabaru segmen SS Lematang sampai SS Kotabaru sepanjang 5,6 km.
Kepala Cabang Tol Bakauheni–Terbanggi Besar PT Hutama Karya Tol, Hanung Hanindito mengatakan setelah diresmikan, jalan ebbas hambatan ini masih digratiskan, pihaknya belum akan memberlakukan tarif tol.
“Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) belum menetapkan tarif tol Lampung, sehingga, tol masih bisa dilalui secara gratis sampai ada penetapan tarif Tol Lampung,” katanya belum lama ini.
Tersambungnya tol ini diharapkan memberi dampak positif terutama untuk mobilitas masyarakat di Pulau Sumatera, serta memperlancar arus logistik dengan waktu tempuh yang lebih singkat dan biaya terjangkau.
Hutama Karya mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk menggarap 24 ruas Tol Trans-Sumatera sepanjang 2.770 km, dengan prioritas 8 ruas sepanjang 644 km.
Pembangunan Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar menelan biaya investasi sebesar Rp 16,8 triliun, di mana 52% berasal dari ekuitas melalui PMN sebesar Rp 2,217 triliun dan obligasi yang diterbitkan Hutama Karya sebesar Rp 6,5 triliun.
Sisa 48% dipenuhi dengan pinjaman melalui pinjaman dari 7 sindikasi perbankan, yaitu Bank Mandiri, BNI, BCA, CIMB Niaga, Maybank, Bank Permata, dan Bank ICBC sebesar Rp 8,078 triliun. (lna)

Leave a Reply