Kementerian PUPR Fokus Bangun Tol Sisi Selatan Jawa

Kementerian PUPR
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, JAKARTA – Setelah pembangunan tol dilakukan di sisi utara Jawa, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) mendorong pembangunan tol dilakukan di sisi selatan Pulau Jawa.

Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Koentjahjo Pamboedi mengatakan rencananya, tol yang akan dibangun di sisi selatan ialah Bandung-Cilacap-Yogyakarta dan Tegal-Cilacap. Jika jadi, kedua tol tersebut akan tersambung dengan jaringan Trans Jawa yang lebih dulu dibangun.

“Sudah ada prakarsa pada Tol Bandung-Cilacap-Yogya. Surat untuk prakarsa Tol Tegal-Cilacap juga pernah diajukan,” katanya, Jumat (22/2) seperti dikutip dari Kumparan.com.

Menurut dia, proyek itu baru dikerjakan ketika terdapat Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang bersedia menjadi pemrakarsa dan ditunjuk melalui proses lelang. Saat ini sudah ada BUJT yang menyatakan ketertarikannya.

“Sudah ada yang berminat tapi belum ada tindaklanjut (dari BUJT),” ucapnya.

Jika pembangunan sesuai rencana, nantinya Tol Trans Jawa bisa diakses melalui 2 sisi. Dari sisi utara, rute yang bisa ditempuh Merak-Jakarta-Pemalang-Semarang-Solo-Ngawi-Surabaya-Pasuruan-Probolinggo-Banyuwangi.

Sementara di sisi selatan ialah Merak-Jakarta-Bandung-Cilacap-Yogyakarta-Solo-Ngawi-Surabaya-Pasuruan-Probolinggo-Banyuwangi. Saat ini pembangunan Tol Yogyakarta-Solo sudah hampir memasuki tahap konstruksi.

BPJT mencatat sejak 1978-2018, pemerintah telah membangun 1.577 km tol yang telah beroperasi. Sedangkan kini, 1.021 km tol tengah dalam proses konstruksi, dan 434 km tol yang tengah dalam persiapan pembangunan.

Selama ini, pembangunan tol masif dilakukan di Jawa bagian utara. Hingga akhir tahun ini, Jakarta-Surabaya akan tersambung tol yang melalui wilayah utara Jawa, yakni Jakarta-Pemalang-Semarang-Solo-Ngawi-Mojokerto-Surabaya.

Baca juga: Rencana Jalan Tol Ajibarang-Purwokerto Dijajaki

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berambisi membangun tol di Jawa bagian selatan, rutenya yaitu Bandung-Cilacap-Yogyakarta. Dengan demikian tidak ada ketimpangan pembangunan antara Jawa bagian utara dengan Jawa bagian selatan.

Rencananya, pembangunan tol yang menghubungkan Bandung-Cilacap-Yogyakarta akan terkoneksi dengan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang.

“Begitu ini (Tol Bocimi) ini selesai, nanti di 2020 terus ke Cianjur, terus ke Bandung. Langsung nanti ke timur lagi ke Cilacap, nanti ke timur lagi ke Yogya,” ujar Jokowi di Gerbang Tol Cigombong, Bogor, belum lama ini.

Jika Bandung-Cilacap-Yogyakarta telah terbangun tol, Merak-Banyuwangi nantinya bisa ditempuh melalui tol jalur utara maupun selatan. Sebab saat ini Adhi Karya juga tengah bersiap membangun tol yang menghubungkan Yogyakarta-Solo.

“Secepat-cepatnya (akan dibangun Tol Bandung-Cilacap-Yogyakarta). Artinya yang selatan juga kita kerjakan,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menginginkan, Tol Bocimi menjadi awal mula pembangunan Tol Trans Jawa bagian selatan.

“Saya ingin menjadi kan Tol Bocimi sebagai awal mula Trans Jawa bagian selatan. Jadi kalau kita punya Pantura, nah kita harus segera membuat supaya enggak terlambat lagi itu yang selatan,” ungkap Basuki.

Jalur selatan tersebut nantinya akan menghubungkan Ciawi-Cigombong-Cibadak-Sukabumi-Cilacap-Yogyakarta-Solo hingga ke Surabaya. Menurut Basuki pemerintah tidak ingin terlambat seperti pembangunan Tol Cipali yang kini menurutnya sudah penuh. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*