
JoSS, JAKARTA – Film Milly & Mamet mendapat sambutan hangat dari warga Malaysia. Hal itu dikatakan artis peran Dennis Adhiswara (36) yang berbagi kisah tentang gala premiere film Milly & Mamet di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu.
“Kami bikin acara launching film (Milly & Mamet) di sana. Jadi intinya dua minggu lalu kami merilis Milly & Mamet di Kuala Lumpur untuk market Malaysia,” ungkap Dennis saat ditemui dalam jumpa pers Indonesian Box Office Movie Awards (IBOMA) 2019 di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/3).
“Asyiknya lagi ternyata yang datang ke premiere enggak semua orang Indonesia yang tinggal di Malaysia, tapi justru teman-teman baru (warga) di Malaysia,” ujar Dennis.
Dennis menambahkan bahwa di Negeri Jiran itu, film Indonesia sendiri telah mendapatkan tempat tersendiri.
“Dan begitu saya ngobrol sama mereka semua, ada yang wartawan, jurnalis, bahkan produser film, mereka bilang film Indonesia itu memang punya tempat tersendiri di hati penonton Malayasia,” katanya.
“Terutama film (yang masuk) box office, bahkan yang mungkin di Indonesia box office sekitaran 300 ribu sampai 500 ribu penonton, di sana laku,” imbuhnya.
Baca juga: Milly & Mamet Jadi Film Terakhir Gebi Ramadhan
Tak hanya Malaysia, film Milly & Mamet juga akan tayang di beberapa negara lainnya.
“Rencananya Indonesia, Malaysia, Brunei dan ada beberapa negara lagi. Saya ngomong gini yang bikin tambah bangga bukan Milly & Mamet aja karena ada film lain yang posternya ada di sini. Itu di juga diomongin teman-teman Malaysia,” kata Dennis.
Sutradara Ernest Prakasa juga mengatakan, bahwa film Milly & Mamet yang digarapnya akan ditayangkan di tiga negara tetangga yakni Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.
“Iya jadi ini pertama kali film gue didistribusikan ke Asia Tenggara.
Ada tiga negara Malaysia, Singapura, sama Brunei,” kata Ernest.
Film yang dibintangi Dennis Adhiswara dan Sissy Priscillia itu sudah tayang di Malaysia sejak 7 Maret 2019 lalu. Meski tidak bisa hadir dalam gala premier di Malaysia, Ernest mengatakan, filmnya diterima dengan baik.
“Ketika premier rame banget terus banyak testi gitu. Cuma gue kan enggak bisa ikut, jadi Dennis sama Sissy aja,” lanjutnya.
Ernest menambahkan, sebelum ini Milly & Mamet direcanakan akan diputar di Cina, namun hingga kini masih menunggu surat izin sensor dari sana.
“Sebenarnya awalnya itu deal-nya sama distributor di Cina, tapi surat sensor di sana tuh ngantrinya panjang banget. Jadi sudah preskon tapi enggak tayang-tayang,” tambah Ernest. (wiek/lna)

Leave a Reply