
JoSS, SOLO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VI Yogyakarta menyatakan pembangunan jalur ganda (double track) rel KA di Stasiun Palur Karanganyar sudah mencapai tahap finalisasi. Rencananya akan dioperasikan 5 Maret.
Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Perkeretaapian Jawa Tengah Arif Sudiyatmoko mengatakan jalur ganda itu dibangun mulain dari Stasiun Jebres Solo menuju ke Stasiun Palur hingga Stasiun Kedung Banteng Sragen melewati enam stasiun kecil itu, sepanjang 42 kilometer.
Dia menambahkan pembangunan jalur ganda itu juga dibarengi dengan penggunaan peralatan dan sistem sinyal serbaelektrik untuk menggantikan semua peralatan atau sistem manual.
Stasiun Palur juga direvitalisasi dan diperluas sehingga menjadi lebih cantik dan nyaman bagi para calon penumpang KA.
“Peresmiannya 5 Maret nanti dan kini pembangunannya sudah mencapai 98 persen,” katanya usai meninjau pembangunan Stasiun Palur Karanganyar, Kamis (28/2), bersama Kepala Daop VI Yogyakarta Eko Purwanto dan manajer humas Eko Budiyanto.
Dia menuturkan keberadaan jalur ganda di Stasiun Jebres, Stasiun Palur hingga Stasiun Kedung Banteng itu sangat strategis. Jalur itu banyak melintas kereta api jarak jauh ke Surabaya atau Malang, baik dari Jakarta, Bandung, Solo, atau sebaliknya.
Baca juga: Jalur Rel Ganda Kroya-Randegan-Kebasen Diujicoba Sejumlah Kereta Alami Keterlambatan
Dengan jalur ganda, lanjutnya salah satu kereta tak perlu berhenti jika bersimpangan, sehingga waktu tempuh lebih singkat. Dia menambahkan rencananya pembangunna rel ganda ini akan dilanjutkan hingga ke Surabaya.
“Menurut rencana, pembangunan jalur ganda rel kereta api ini dilajutkan dari Yogyakarta sampai Surabaya,” kata Moko, seperti dikutip dari Suaramerdeka.com.
Kepala Daop VI Yogyakarta Eko Purwanto mengatakan Stasiun Palur Karanganyar yang semula kecil dan sempit itu kini telah berubah menjadi besar, cantik, dan nyaman bagi para penumpang.
Tidak menutup kemungkinan kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) ditarik sampai ke Palur sehingga tidak hanya berhenti di Stasiun Purwosari Solo.
Dia menjelaskan, Palur adalah wilayah strategis, pertemuan tiga wilayah yakni Karanganyar, Sukoharjo, dan Sragen.
Saat ini pihaknya tengah melakukan kajian terkait jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta Prameks sehingga disesuaikan jam lewat si stasiun Palur.
“Saat ini sedang dalam kajian, brapa kereta Prameks yang akan sampai ke Palur dan jam berapa saja,” jelasnya. (lna)

Leave a Reply