JoSS, SEMARANG – Prabowo Subianto menekankan pentingnya perekonomian, energi, ketahanan pangan dan sumber daya air sebuah negara. Indonesia memiliki kekayaan dan sumberdaya alam yang melimpah, namun masih banyak persoalan yang harus ditangani.
Hal itu diungkapkan Calon presiden (Capres) Nomor Urut 02 itu dalam Pidato Kebangsaan di Grand Ballroom Hotel Po, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2) dengan tema Mewujudkan Swasembada Energi, Pangan dan Air.
Ketua Umum Parta Gerindra itu mengatakan di banyak negara hampir setiap peperangan disebabkan oleah memperebutkan pangan dan sumberdaya alam. Sebagai serdadu atau tentara dia mengaku mempelajari banyak hal tentang sebab peperangan.
“Serdadu atau tentara mengerti arti penting ekonomi, saya pelajari sejarah perang, hampir semua perang memperebutkan ekonomi, hampir semua perang memperebutkan pangan, energi dan sumber air,” jelasnya.
Dalam pidatonya, Prabowo mengajak masyarakat untuk sadar akan keterbatasan sumber daya alam (SDA). Dia menungkapkan, sekarang ini nyaris semua peperangan terjadi karena perebutan sumber daya alam.
“Banyak negara sudah meramalkan akan ada perang untuk memperebutkan air. Negara harus bisa menghasilkan energi sendiri, tidak tergantung pada negara lain,” ungkapnya.
Dia optimistis, jika diberikan mandat sebagai Presiden Republik Indonesia, akan memilih putra-putri terbaik bangsa untuk membangun Indonesia.
Baca juga: Rachmawati Ditugasi ‘Nggoyang Kandang Banteng’
“Kalau kami pantas, kami minta mandat dari rakyat indonesia. Jika dimandatkan ke kami, akan kami maksimalkan,” katanya.
Untuk bisa memanfaatkan dan menggali potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia, Prabowo menekankan akan membangun tonggak institusi negara yang bebas akan tindak korupsi. Sehingga, menurutnya pemberian gaji yang memadai kepada penegak hukum seperti hakim, jaksa dan polisi sangatlah penting.
“Hakim, jaksa, polisi harus kuat dan tidak bisa disogok oleh siapapun. Aparat pemerintah birokrasi harus unggul, pandai dan juga tidak bisa disogok oleh siapapun,” katanya.
Dia menjelaskan, guna menghasilkan birokrasi yang unggul dan transparan Prabowo akan membangun sistem konsepsional dengan salah satu indikator yakni kualitas hidup yang baik.
“Gaji semua petugas harus cukup. Kalau semua cukup uang, untuk apa kita ribut-ribut. Ada yang takut ini itu, radikal ini radikal itu,” tuturnya.
Menurutnya, ketakutan tersebut tidaklah perlu. Pasalnya, karakter bangsa ini semuanya baik. Agama, suku, ras dan etnis yang beragam di Indonesia juga semuaya rukun. Bahkan, Indonesia dikenal sebagai bangsa yang paling bersahabat dengan negara lain.
“Kita optimistis Tuhan memberikan kekayaan kepada kita, dan kita bisa menyelamatkan kekayaan kita. Kita akan bangun pemerintahan yang tidak ada koruptornya,” katanya. (lna)

Leave a Reply