Citilink Garap Penerbangan Umrah di Bandara Adi Soemarmo

Citilink
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SOLO – Maskapai nasional Citilink ikut menggarap potensi pasar umrah di Bandara Adi Soemarmo mulai 2 April mendatang. Masuknya Citilink meramaikan penerbangan dari Solo ke Arab Saudi yang selama ini dilayani Garuda dan Lion Air.

Anak perusahaan Garuda Indonesia itu akan melayani penerbangan ke tanah suci pesawat berkapasitas 170 tempat duduk. Kehadiran Citilink yang akan melakukan 20 kali penerbangan pada April dan Mei itu bakal menambah 3.400 tempat duduk di luar 60.000 yang tersedia di Garuda Indonesia dan Lion Air.

Selama ini Garuda Indonesia melayani penerbangan umrah dari Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo ke Jeddah tiga kali seminggu tiap Selasa, Kamis, dan Sabtu serta seminggu sekali tiap Rabu dari Solo ke Madinah. Keduanya menggunakan pesawat berbadan besar berkapasitas 360 penumpang.

Sementara Lion Air melayani penerbangam dari Solo ke Jeddah seminggu dua kali tiap Senin dan Sabtu. Sesekali Lion Air melayani penerbangan charter dari Solo ke Madinah jika permintaan membludak.

Ketua Persaudaraan Pengusaha Travel Umroh dan Haji Indonesia (Perpuhi), Her Suprabu menyambut baik kehadiran Citilink dalam melayani jamaah melaksanakan ibadah umrah.

Dia menambahkan saat ini makin banyak pilihan bagi para jamaah yang akan berangkat umrah melalui Solo. Pihaknya mengaku susah melakukan sosialisasi penerbangan umrah dengan Citilink sudah sejak Senin (25/2).

Baca juga: Citilink Luncurkan Fasilitas Wifi Dalam Penerbangan

Menurut dia, sosialisasi itu langsung direspon para biro umrah dengan membuat paket-paket umrah dengan menggunakan penerbangan Citilink yang harganya jauh lebih murah. “Selisih harga paket umrah bisa sampai Rp 2 juta – Rp 2,5 juta jika dibanding Garuda Indonesia atau selisih Rp 1,5 juta jika dibanding Lion Air,” kata Her, Rabu (27/2).

Lebih lanjut Her mengatakan, tahun ini ada penambahan menjadi 60 ribu tempat duduk dalam satu periode umrah. Jumlah ini meningkat signifikan dari penerbangan sebelumnya yang hanya 40 ribu.

Sebelumnya, ia mengungkap, tahun ini ada penambahan 60 ribu tempat duduk dalam satu periode umrah.

Hal itu didukung adanya penerbangan rutin yaitu Garuda Indonesia 4 kali dalam seminggu (Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu) dan Lion Air 2 kali (Senin dan Sabtu), hanya hari Jumat tidak ada penerbangan.

Menurutnya, jumlah itu lebih banyak dibanding periode sebelumnya yang tersedia 40 ribu tempat duduk, dengan realisasi yang berangkat umrah sekitar. 38,4 ribu orang. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*