Terlalu Banyak Makan Bawang Putih Begini Akibatnya

makan bawang putih
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, JAKARTA  – Selain menjadi rempah-rempah andalan dalam menu masakan, tak dipungkiri bawang putih memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Namun, penggunaan bawang putih berlebihan dapat menghasilkan dampak negatif pada kesehatan.

Seperti dirilis Tribunnews.com, berikut ini 5 efek negatif pada kesehatan jika mengonsumsi bawang putih mentah dalam jumlah berlebihan.

1. Buruk untuk hati

Hati adalah organ tubuh yang vital. Ini karena hati melakukan berbagai fungsi seperti pemurnian darah, metabolisme lemak, metabolisme protein dan menghilangkan amonia dari tubuh. Menurut beberapa penelitian, ditemukan bawang putih sarat dengan senyawa yang disebut allicin.

Senyawa ini dapat menyebabkan toksisitas hati jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

2. Diare

Mengkonsumsi bawang putih saat perut kosong dapat menyebabkan diare. Bawang putih memiliki senyawa pembentuk gas seperti belerang yang berperan dalam memicu diare.

3. Mual, muntah dan mulas

Makan bawang putih segar dengan perut kosong dapat menyebabkan mulas, mual dan muntah.

4. Memperburuk perdarahan

Bawang putih adalah pengencer darah alami. Jadi, sebaiknya Anda tidak boleh makan bawang putih dalam jumlah besar bersama dengan obat pengencer darah.

Baca juga: Minum Air Bawang Merah Bisa Redakan Gejala Asma

Ini karena efek gabungan dari obat pengencer darah dan bawang putih berbahaya, dan dapat meningkatkan risiko pendarahan internal.

5. Menyebabkan gangguan penglihatan

Overdosis bawang putih juga menyebabkan hyphema. Ini adalah suatu kondisi yang menyebabkan perdarahan di dalam ruang anterior mata (ruang antara iris dan kornea).

Namun di sisi lain, bawang putih jika dipergunakan sesuai aturan, akan banyak manfaatnya.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat mencegah kanker dan mengurangi risiko kanker hingga 44%.

Hal ini terjadi karena di dalam bawang ditemukan adanya pelepasan senyawa organ belerang ketika umbi bawang putih dikunyah jadi lembut.

Ketika dicerna, senyawa ini dikeluarkan melalui paru-paru dalam bentuk napas yang dihasilkan setelah mengonsumsi bawanga putih.

Tapi justru fenomena inilah yang dipercaya para ilmuwan memberikan perlindungan dari kanker.

Memasak bawang terlebih dahulu dapat mengurangi keampuhan sufur aktif.

Dari 4.500 orang dewasa yang sehat dan 1.424 pasien kanker paru-paru, peneliti menemukan, mereka yang makan bawang mentah setidaknya dua kali seminggu memiliki peluang rendah terkena kanker paru-paru. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*