Ternyata Cara Makan Seperti Ini Bisa Picu Perut Kembung

Perut kembung
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, JAKARTA – Perut yang sering terasa kembung tiba-tiba biasanya dikaitkan dengan penyakit maag. Padahal ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang memicu perut sering kembung. Misalnya makan terlalu banyak atau terlalu cepat.

Bahkan beberapa makanan juga menjadi faktor perut sering kembung.
Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, seperti dirilis Detik.com, mengungkapkan makan kebanyakan bisa menimbulkan perut menjadi kembung.

Sebab, makan kebanyakan dapat membuat enzim dalam saluran cerna menjadi berkurang, pencernaan menjadi lambat, dan timbul kembung. Begitu juga dengan cara makan terburu-buru.

“Makan terburu-buru menyebabkan pencernaan mekanik di rongga mulut jadi tidak sempuna sehingga mempersulit pencernaan selanjutnya dan memberi kesempatan timbulnya gas lebih banyak,” ujar dr Helmin kepada detikHealth, Kamis (26/10).

Untuk makanan yang dapat memicu kembung, dr Helmin memaparkan seperti sayuran. Contohnya, kembang kol, sayuran mentah berlebihan, nangka, minuman bersoda, dan kacang-kacangan dengan jumlah berlebihan.

Perut kembung bisa diatasi dengan meminum air hangat yang dicampurkan aneka ragam herbal. Misalnya jahe merah yang berkhasiat menghangatkan tubuh, mencegah gas berlebih, dan melindungi lambung.

Ada juga akar manis dan kunyit yang membantu melindungi lambung, nanas yang mengandung enzim bromelain untuk mencerna protein dengan lebih baik sehingga tidak menimbulkan gas berlebih, serta adas yang bisa meningkatkan gerakan usus agar gas tidak terjebak.

Rasa kembung bisa terjadi karena ada gas yang dihasilkan oleh lambung dan usus akibat proses pencernaan makanan. Jadi perut kembung tidak hanya diakibatkan masuk angin.

Baca juga: Masa Tanggap Darurat Bencana Usai Pemerintah Siapkan Tahap Rehabilitasi

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi mengatakan kembung merupakan gejala umum yang ditemukan dalam semua gangguan saluran pencernaan, seperti sakit maag, infeksi usus, hingga diare.

Selain itu, kembung juga dapat terjadi akibat aerofagi atau secara tidak sadar menelan udara. Biasanya hal ini terjadi pada orang yang banyak berbicara atau gelisah atau cemas, terpapar pada lingkungan dan udara dingin, serta mengonsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung gas.

Oleh karena itu, pastikan makanan tercerna dengan baik agar perut terasa kembung. Makan banyak dan terburu-buru dalam waktu yang bersamaan juga bisa membuat perut terasa kembung.

Begitu pula dengan mengonsumsi makanan berminyak atau yang mengandung gas dalam jumlah berlebih seperti kol, brokoli, apel, dan alpukat.

“Kol, brokoli, nangka, mengandung gas lebih tinggi dibanding makanan lainnya sehingga sebaiknya dihindari jika perut sudah kembung.

Makanan berminyak lebih sulit dicerna dapat juga memicu gas lebih banyak,” ujar dr. Helmin kepada detikHealth. (wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*