Stadion Kridosono Bakal Jadi Ruang Terbuka Publik dilengkapi Parkir Basement

Stadion Kridosono
Stadion Kridosono | Foto: google

JoSS, JOGJA – Pemerintah Kota Jogja sudah memiliki grand desain untuk merenovasi Stadion Kridosono untuk menjadi ruang terbuka publik, taman kota dan tempat olah raga yang dilengkapi dengan parkir di bawah tanah.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan nantinya lahan yang sekarang dipakai oleh Stadion Kridosono akan dibangun sebagai basement untuk parkir. Sementara, di atasnya dijadikan public space, fasilitas umum seperti taman kota, tempat olahraga dan lainnya.

“Rencana mulai dibangun 2021. Tergantung adanya anggaran. Kami masih berharap adanya Danais, bisa juga APBD ataupun APBN, untuk mewujudkan itu. Yang jelas ini membutuhkan kerja sama dan dukungan semua pihak,” kata Heroe, seperti dikutip dari HarianJogja, Rabu (23/1).

Lahan parkir di Stadion Kridosono akan dipakai untuk menampung kendaraan wisatawan atau masyarakat pengunjung Kotabaru.

Penataan Kotabaru adalah proyek besar Pemkot Jogja untuk menjadikan kawasan tersebut destinasi wisata heritage. Pemerintah mengajak masyarakat setempat untuk terlibat aktif menonjolkan bangunan-bangunan berarsitektur Indies yang banyak berdiri di Kotabaru.

“Ini sifatnya masih persuasif. Tentu kami harus selesaikan masalah keamanannya dulu. Beberapa perkantoran siap menyambut tapi mereka butuh waktu terkait anggaran dan masalah keamanan di setiap jalan,” ucap Heroe.

Baca juga: Lulusan Kedirgantaraan Jogja Diminta Tangkap Peluang NYIA

Sementara itu, Pedagang kaki lima (PKL) juga akan ditata . Kecamatan di sekitar Kotabaru sudah mencatat jumlah dan jenis PKL yang beroperasi di sana. Heroe mengharapkan agar PKL bisa bergabung dalam asosiasi. Para pedagang kelak tidak diperbolehkan berjualan di area pedestrian.

“Semacam food court. Ini agar Jogja menjadi ladang untuk semua, bisa memberikan kenyamanan bagi wisatawan. Jangan hanya berpikir bagaimana menghasilkan uang tetapi harus ikut menjaga dan menjadikan Jogja nyaman bagi wisatawan dan warga,” ujarnya.

Saat ini, penataan Kotabaru baru sampai tahap pemugaran trotoar di Jalan Suroto. Selanjutnya, trotoar di Jalan Jenderal Sudirman juga akan diperbaiki.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogja Agus Tri Haryono mengatakan material untuk trotoar di Jalan Jenderal Sudirman akan menyesuaikan dengan Jalan Suroto.

Namun, konsep penataan yang akan diterapkan di Jalan Jenderal Sudirman berbeda dengan konsep yang diterapkan untuk revitalisasi di Jalan Suroto Kotabaru karena nuansa kawasan di Jalan Jenderal Sudirman lebih mengarah pada kegiatan bisnis.

Ruas Jalan Jenderal Sudirman yang akan ditata dimulai dari simpang empat Gramedia hingga simpang tiga Jembatan Gondolayu. Sejumlah pot yang saat ini menjadi pembatas di sisi terluar trotoar akan dihilangkan, tetapi pohon perindang tetap akan dipertahankan. “Tentunya, kami ingin menguatkan citra kawasan di Jalan Sudirman agar semakin dinamis namun tetap seimbang,” kata Agus. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*