Jasamarga Kejar Sertifikat Kelaikan Ruas Tol Wilangan-Kertosono

jasamarga
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, NGANJUK – PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK) terus menggenjot penyelesaian tahap akhir ruas tol Wilangan – Kertosono mengingat tol yang telah diresmikan Presiden Jokowi pada akhir tahun lalu itu belum memperoleh sertifikat uji kelaikan.

Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK) Iwan Moediarno mengatakan pembangunan ruas tol Wilangan-Kertosono  yang  merupakan penghubung Madiun dengan Jombang itu kini masih dikebut pengerjaannya untuk bisa mendapatkan sertifikat uji kelaikan.

“Sertifikat masih dalam proses di Kementerian PUPR. Ini karena kita masih menyelesaikan beberapa bagian di luar mainroad seperti pembatas ruas jalannya,” katanya, seperti dikutip dari DetikFinance, belum lama ini.

Dia menjelaskan selain menyelesaikan pembatas jalan, pihakya juga dalam penyelesaian jalan overpass serta pembuatan Gerbang Tol (GT) Nganjuk. Gerbang Tol Nganjuk yang berada di KM 648 masuk Desa Bagadung, Kabupaten Nganjuk pun masih dalam penyelesaian.

Ruas tol Wilangan-Kertosono sepanjang 38,7 Km yang telah dioperasikan dan diresmikan tersambung Trans Jawa oleh Presiden Jokowi sudah bisa dilalui sejak 20 Desember 2018 oleh pemudik saat Natal dan Tahun Baru 2019 lalu.

Baca juga: Curangi Pengadaan Lahan Jalan Tol Belasan Perangkat Desa Terancam Dibui

Ruas tol Wilangan-Kertosono merupakan bagian Trans Jawa bagian dari tol Solo-Ngawi-Kertosono sepanjang 178 Km. Iwan menuturkan, pengerjaan akhir ruas tol Wilangan-Kertosono sepanjang 38,7 Km yang belum selesai saat ini masih belum diberlakukan tarif.

Pemberlakuan tarif ruas tol Wilangan-Kertosono yang merupakan bagian dari ruas tol Trans Jawa itu masih menunggu keputusan kementerian PUPR yang akan mengeluarkan sertifikat uji kelaikan.

“Sertifikat sedang proses di Kementerian PUPR dan peresmian oleh Pak Jokowi tidak ada kaitannya dengan sertifikat. Ini kan peresmian bahwa tersambungnya Trans Jawa sehingga tidak ada masalah. Tapi kalau dioperasikan dengan ditarik bayaran, nah baru masalah kalau sertifikat belum keluar,” ungkapnya.

Iwan mengatakan memang saat ini ruas tol Wilangan-Kertosono untuk mengatasi kemacetan di jalur arteri Kertosono-Nganjuk dan Mengkreng-Kediri. Sementara tidak disebutkan secara pasti ruas tol Wilangan-Kertosono itu dijadwalkan 100% selesai.

Setelah pembangunan Gerbang Tol (GT) Nganjuk selesai maka Gerbang Tol (GT) Wilangan tidak akan difungsikan. Gerbang Tol Nganjuk yang berada di KM 648 Masuk Desa Bagadung Kecamatan/Kabupaten Nganjuk berjarak sekitar 19 Km timur Gerbang Tol (GT) Wilangan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*