Waspadai Bahaya Ombak Besar di Pantai Widuri

Pantai Widuri
Pantai Widuri, Pemalang | Foto: steemitimages.com

JoSS, PEMALANG – Jika Anda kebetulan berkunjung ke Pantai Widuri, Pemalang, maka perlu hati-hati dengan ombak besar serta kemungkinan adanya cuaca buruk pengaruh dari bencana tsunami Pantai Anyer.

Peringatan terhadap pengunjung Pantai Widuri hari itu dilakukan Kapolres AKBP Nona Precillia Ohei menggunakan pengeras suara gendong. Dimulai dari timur berjalan kaki menyisir pinggir pantai ke arah barat.

Ikut berjalan kaki menyisir pantai Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sapardi dan para pejabat Polres.

Saat dilakukan peringatan banyak pula pengunjung yang kaget tidak boleh mandi di pantai. Karena tadinya tidak apa-apa. Tapi akhirnya mereka mau juga menghentikan mandinya dan berlari ke pinggir. Hingga akhirnya pantai menjadi kosong tidak ada lagi yang mandi.

Dikatakan Kapolres, peringatan atau himbauan terhadap bahaya ombak besar maupun pengaruh cuaca buruk itu perlu dilakukan pihaknya bersama Dinas Pariwisata. Karena berdasrakan perkiraan BMKG terhadap pengaruh cuaca buruk perlu disikapi dengan waspada di daerah pinggir pantai. “Kami minta kepada masyarakat untuk tidak mendekati pantai untuk sementara. Apalagi mandi di pantai pada saat cuaca sedang tidak menentu,” kata Precillia Ohei seperti dirilis Suaramerdeka.com.

Baca juga: Hendi Dorong Percepatan Normalisasi Sungai BKT

Pada saat dilakukan himbauan itu ombak pantai sedang bergolak cukup besar. Juga diingatkan agar Dinas Pariwisata memasang tanda pembatas di pinggir pantai. Agar pengunjung tahu adanya peringatan berbahaya. Serta harus dipasang spanduk peringatan untuk tidak mandi di pantai. Selain pengunjung pada hari itu juga diingatkan kepada nelayan untuk sementara tidak melaut sampai pantai tenang kembali.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Sapardi mengatakan, peringatan atau himbauan terhadap pengunjung pantai yang dilakukan Kapolres sangat membantu pihaknya dalam mengantisipasi kecelakaan pantai. Pihaknya sendiri selama ini sudah memasang papan larangan mandi di pantai. Tapi pengunjung tetap ada yang mandi.

Menurutnya dengan himbauan langsung seperti itu sangat efektif dibandingkan pakai spanduk atau papan peringatan. Karena petugas langsung bertemu dengan pengunjung dalam pengamanan pantai. Dinas sendiri hanya temporer menugaskan penjaga pantai berkoordinasi dengan Satpol Air. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*