JoSS, JAKARTA – Memberi makan secara langsung kepada hewan buas adalah suatu yang ngeri-ngeri sedap dilakukan.
Hal ini ditangkap pengelola objek wisata nasional Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan meluncurkan program baru untuk pengunjung, yakni memberikan makan secara langsung kepada satwa yang tergolong kucing besar, seperti singa.
“Namanya Feline Feeding, program baru yang penuh tantangan sekaligus mendebarkan,” kata Kepala Humas TSI Cisarua, Yulius H Suprihardo seperti dikutip dari Antara, belum lama ini.
Dalam program ini pengunjung akan berada di dalam mobil kerangkeng yang dirancang secara khusus. Lalu dengan didampingi petugas mobil akan mendekati kerumunan singa, harimau, dan sebengsanya.
“Di sana peserta memberi makan sekelompok kucing besar buas itu dari jarak yang sangat dekat,” kata Yulus.
Kucing besar adalah istilah yang digunakan untuk membedakan spesies kucing yang lebih besar dari yang lebih kecil. Jadi ini bukan klasifikasi biologis. Jenis kucing besar, antara lain, empat anggota genus Panthera, yakni harimau, singa, jaguar, macan tutul, citah (cheetah), puma, dan macan tutul salju.
Ciri khas kucing besar adalah bisa mengaum.
Yulius menjelaskan dalam program ini peserta akan mengasurkan potongan daging dengan menggunakan stik yang disediakan keeper (perawat atau penjaga satwa) yang mendampingi.
Baca juga: Optimalkan Pasar Eskpor INKA Kebut Pembangunan Pabrik Baru
Jarak peserta dengan puluhan singa itu hanya sebatas jeruji. Pemberian daging ini memakan selama lebih kurang 15 menit.
Meski acara ini sangat mendebarkan, Yulius menjamin semuanya aman. Peserta akan didampingi dua orang keeper. Dan kendaraan dirancang sedemikian rupa sehingga aman baik bagi peserta maupun satwa.
Dalam program ini peserta dibatasi maksimal enam orang. Acara ini dilakukan pada jam-jam terjadwal, dan peserta dikenai biaya. “Tapi tidak harus merogoh kocek terlalu besar,” ujarnya.
Selain memberi makan pada kucing besar, di Taman Safari Indonesia juga dapat menimati dua ekor panda raksasa yang pernah mendapatkan penghargaan Giant Panda Global Award (GPGA), Sabtu 28 Juli 2018.
Taman Safari saat ini mengkonservasi dua ekor panda raksasa atau giant panda dari Cina.
“Cai Tao seekor panda jantan menerima GPGA untuk kategori panda terfavorit yang berada di luar Tiongkok,” kata Direktur Taman Safari Indonesia, Jansen Manangsang. (Wiek/lna)

Leave a Reply