Ita Instruksikan OPD Tanggap Bencana

Bencana
Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti | Foto: twitter

JoSS, SEMARANG – Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menginstruksikan seluruh jajaran mulai dari Lurah, Camat hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pencegahan terhadap bencana baik banjir, maupun tanah longsor di musim penghujan saat ini.

Menurutnya, salah satu faktor penyebab banjir adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah. Masih banyak dijumpai warga yang membuang sampah di saluran dan sungai.

“Bisa dilihat dari banyaknya sampah beberapa waktu lalu di Banjir Kanal Timur yang menyebabkan Kaligawe banjir. Itu salah satu penyebabnya,” terangnya kepada JoSS.co.id, Kamis (13/12).

Diakui, beberapa waktu terakhir curah hujan cukup deras, dimana beberapa wilayah terjadi banjir, seperti di Kaligawe dan Genuk. Dan salah satu faktornya itu sampah, karena seperti kemarin di sekitar jembatan kaligawe sebenarnya tidak akan terjadi limpasan kalau tidak banyak sampah.

Baca juga: Pemkot Dorong Pembangunan Tol Semarang-Demak Jadi Proyek Strategis

Lebih lanjut, Ita sapaan Akrab Wakil Walikota Semarang itu menyesalkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah saat ini masih rendah, hal itu dilihat dari banyaknya sampah yang menyumbat Sungai Banjir Kanal Timur, yang menyebabkan limpasan air sungai ke pemukiman warga Sawah Besar, beberapa waktu lalu. 

“Dari Dinas PU menyampaikan sampah dalam tiga hari ini jumlah totalnya ada 250 meter kubik. Sehingga utamanya semua instansi di wilayah sepanjang sungai Banjir Kanal Timur, Baik camat maupun Lurah harus turun langsung untuk melakukan pencegahan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ita, pemberdayaan masyarakat untuk memahami pentingnya membuang sampah di tempatnya itu sangatlah penting. Oleh karena itu, baik pejabat di lingkungan Pemkot Semarang, maupun masyarakat yang sadar akan lingkungan diharapkan dapat terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak buruk membuang sampah di sungai.

Sementara terkait dengan penanganan banjir di wilayah Kecamatan Genuk, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana untuk ikut serta dalam pencegahan banjir di sungai-sungai yang saat ini menjadi kewenangan pusat. 

“Pompa kata BBWS pemasangan saat ini sudah selesai, dan tanggal 20 sudah bisa dioperasikan, sehingga diharapkan banjir di wilayah Trimulyo, Genuk bisa segera diatasi dan wilayah itu ke depannya terbebas dari banjir,” imbuhnya. (gus/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*