JoSS, LONDON – Menikmati kota London tak melulu soal megahnya kerajaan, Buckingham Palace kediaman resmi ratu Inggris, atau kota-kota tua nan megah di sana.
Berkunjung ke Inggris, barangkali Anda ingin menikmati secangkir kopi di kawasan perbukitan dengan aneka pepohonan dan ditemani kicau burung? Salah satu alternatif yang bisa Anda pilih adalah Kenwood House yang berlokasi di Hampstead Lane, Highgate, London.
“Dulu tempat ini dimiliki oleh seorang lanlord,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Inggris, Rizal Sukma pada Minggu (25/11) seperti dirilis Tempo,co. Lanlord merujuk pada tuan tanah pada masanya.
Kenwood House ini hanya berjarak lima menit dengan menggunakan kendaraan pribadi atau 15 menit berjalan kaki dari Wisma Nusantara, rumah dinas Rizal Sukma.
Landlord yang dimaksud Rizal adalah John Bill, seorang pengusaha Inggris pada awal abad ke-17. Berdasarkan penjelasan di situs Kenwood, bangunan pertama kemungkinan besar dibangun pada 1616.
Namun, pada 1764 hingga 1779, arsitek asal Skotlandia Robert Adam mengubah konsep bangunan menjadi bergaya klasik untuk Pangeran Mansfield I, William Murray.
Kenwood House tak berhenti di tangan satu orang. Kawasan Kenwood House menjadi koleksi berbagai tanaman setelah berpindah tangan ke seorang bangsawan Skotlandia, John Stuart pada 1746.
Dia memerintahkan pengelola taman menanam aneka tanaman jeruk di bagian barat hingga selatan kawasan ini. Dia juga memperkenalkan aneka spesies tanaman baru di kawasan ini.
Kenwood House juga sempat beralih fungsi menjadi markas tentara Inggris semasa Perang Dunia II. Setelah perang berakhir, kawasan ini diserahkan ke London County Council pada 1949 dan kemudian dikelola oleh English Heritage pada 1986.
Baca juga: Sambut Libur Nataru Sejumlah Ruas Tol Trans Jawa Beroperasi Gratis
Renovasi besar-besaran dilakukan pada 2012 dan Kenwood dibuka kembali pada akhir 2013. “Tempat ini bisa disewa untuk aneka kegiatan,” kata Rizal.
Kenwood House juga sempat beralih fungsi menjadi markas tentara Inggris semasa Perang Dunia II. Setelah perang berakhir, kawasan ini diserahkan ke London County Council pada 1949 dan kemudian dikelola oleh English Heritage pada 1986.
Menurut istri Rizal Sukma, Hana A. Satriyo, kawasan Kenwood merupakan daerah tertinggi di London.
“Seharusnya kita bisa melihat London dari ketinggian dari sini,” katanya. Sayang hari itu cuaca sedang tak bersahabat karena dikepung mendung sepanjang hari.
Puas berjalan-jalan mengelilingi kawasan ini, Anda bisa mampir ke The Brew House Cafe di samping bangunan utama. Kafe ini juga menyediakan menu seperti English breakfast, aneka sup, salad, dan sandwich.
Harga makanannya bervariasi mulai £ 3 (Rp 60 ribu) untuk secangkir kopi dan teh hingga £ 12. (Wiek/lna)

Leave a Reply