JoSS, JAKARTA – Banyak orang melakukan diet dan mengganti nasi dengan kentang untuk secepatnya menurunkan beratbadan. Alasannya karena karbohidrat kentang lebih rendah. Benarkah?
Seperti dilansir Detik.com, kentang populer sebagai pengganti nasi. Namun terlalu banyak kentang juga bisa berakibat buruk baik untuk berat badan maupun untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Namun, pernyataan tersebut pun dipatahkan dengan hal baru.
Kini hadir diet kentang yang dipercaya akan memberikan efek sebaliknya, yaitu sehat dan bisa menurunkan berat badan.
Dalam 100 gram kentang mengandung 77 kalori, 17 g karbohidrat, 2 g protein dan 421 mg potassium. Selain itu dalam 100 g kentang terdapat 43% vitamin C dan 15% vitamin B. Dengan melakukan diet kentang, bisa membuat orang kekurangan kalori, sehingga berat badan menjadi turun.
Namun, penurunan berat badan ini tidak bekelanjutan dan mungkin tidak berlangsung lama, karena Anda terikat untuk kembali ke makanan semula.
Dilansir NDTV (24/10). diet kentang ini populer setelah komedian, aktor, dan penulis, Kevin Smith mengikuti pola diet yang hanya memakan kentang selama dua minggu penuh. Sebelum memperkenalkan stew sayuran untuk menunya.
Pola diet ini dirinci dalam buku New York Times, ‘Presto!’: How I Made Over 100 Pounds Disappear’ oleh Penn Jillette. Sebelumnya, mantan olahragawan dari Australia, Andrew Flinder Taylor mengaku telah mengikuti diet selama satu tahun penuh dan mengatakan bahwa ia berhasil menurunkan berat badannya sekitar 50 kg.
Baca juga: Wow Lewat Tol Merak-Surabaya Waktu Tempuh Hanya 10 Jam
Diet kentang cukup sederhana untuk diikuti. Cukup makan kentang sebanyak 3 kali dalam sehari. Selain berat badan, Taylor juga mengalami penurunan pada tekanan darahnya serta kadar gula pada darahnya.
Namun ketika kamu melakukan diet kentang, tentunya kamu butuh kulkas untuk menyimpan kentang ini agar awet dan tetap segar.
Namun ternyata kulkas tidak selamanya baik untuk menyimpan makanan. Suhu dalam kulkas bisa jadi merusak makanan sehingga jadi tak baik dikonsumsi, seperti kentang.
Ada beberapa makanan yang bisa jadi bahaya dikonsumsi setelah disimpan di kulkas. Salah satunya kentang.
Pertama, suhu dingin pada kulkas bisa merusak kentang, karena pati dalam kentang bisa berubah menjadi gula.
Kedua, ketika pati sudah berubah menjadi gula, itu bisa meyebabkan reaksi kimia yang berbahaya ketika dimasak. Ketika kentang dipanggang atau digoreng pada suhu 250 derajat Fahrenheit, gula dicampur dengan asam mino asparagin untuk menghasilkan zat kimia yang disebut akrilamida. Akrilamida adalah karsinogen yang bisa menyebabkan risiko kanker.
Karenanya, Anda harus menyimpan kentang di tempat yang sejuk dan kering seperti dalam keranjang di dapur. (Wiek/lna)

Leave a Reply