Begini Kata Indro Warkop Soal Film Ahok

Indro Warkop
Indro Warkop | Foto: instagram indrowarkop

JoSS, JAKARTA – Indro Warkop bicara soal film ‘A Man Called Ahok’ yang belum lama ini ia tonton. Dia mengungkapkan, film ini sarat akan pesan penting. Terutama soal prinsip hidup yang menjadi pegangan seseorang dalam menjalani kehidupan.

“Saya apresiasi banget filmnya. Saya melihat ada sebuah prinsip yang mungkin sebetulnya prinsip itu adalah warisan dari leluhur kita dulu. Saya rasa penting untuk melihat ini supaya kita bisa berkaca,” ujar Indro dalam testimoninya usai menyaksikan ‘A Man Called Ahok’ seperti dirilis Detik.com.

Film ini telah tayang di bioskop sejak 8 November. Berbeda dengan cerita soal Ahok yang diselimuti kontroversi di karier politik, film ini merangkum kisah Ahok yang besar lewat didikan tak biasa ayahnya, Kim Nam.

‘A Man Called Ahok’ juga menampilkan hubungan Ahok dan saudara-saudaranya. Salah satu karakternya diperankan oleh Jill Gladys yang berperan sebagai Fify Lety Tjahaja Purnama.

Berbeda dengan Fify Lety Indra, adik perempuan Ahok. Dia sedikit kecewa dengan film ini. Namun kekecewaan itu ditanggapi sang sutradara film ini, Putramatuta.

Bicara soal kemiripan yang dimaksud kerabat Ahok ini, Tuta mengatakan ‘A Man Called Ahok’ adalah sebuah drama yang di beberapa sisi membutuhkan pengembangan.

Baca juga: Angkasa Pura II Serius Ingin Kelola Bandara di Filipina

“Film ‘A Man Called Ahok’ adalah film drama keluarga, bukan film dokumenter. Sehingga diperlukan pengembangan karakter dan cerita sesuai kebutuhan film untuk bisa menghibur dan menginspirasi penonton dengan baik,” tutur Putramatuta kepada detikHOT.

Di luar berbagai kontroversi yang menyelimuti sosok Ahok, film ini membawa kisah tokoh asal Belitung ini runut dari kehidupannya di masa kecil hingga dewasa dengan karakter keras yang ia miliki.

“Misi saya untuk menyampaikan isi cerita sesuai dengan nilai-nilai kehidupan yang ditinggalkan Kim Nam kepada anak-anaknya,” pungkas Putramatuta

Namun adik Ahok lainnya, Basuri Purnama berpendapat film ini membawa kenangan masa lalunya terutama pada sosok sang ayah. Ditemui di acara gala premiere film tersebut baru-baru ini ia tak dapat menyembunyikan rasa harunya.

“Jujur saya nggak tahan, mungkin berat badan saya menurun sedikit gara-gara kebanyakan air mata,” tuturnya.

Ia terkenang dengan kondisi dan situasi masa kecilnya ketika ia dan Ahok sang kakak bersama dua saudara lainnya tinggal dan besar di Belitung.

“Saya rewind dengan kehidupan masa kecil, dengan kondisi keluarga,” kata Basuri.
‘A Man Called Ahok’ dijadwalkan tayang 8 November mendatang. Film ini dibintangi Daniel Mananta sebagai Ahok, Denny Sumargo dan Chew Kin Wah memerankan sosok sang ayah, Kim Nam. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*