JoSS, BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, berupaya memperluas kawasan untuk pengembangan domba batur agar populasinya terus terjaga. Sejumlah kawasan yang dinilai berpotensi kuat untuk peternakan ini yaitu Kecamatan Pejawaran dan Wanayasa.
Kabid Peternakan, Dinas Pertanian dan Perikanan Banjarnegara, Herrina Indri Hastuti mengatakan dalam pemilihan kawasan untuk pengembangan domba Batur ini harus dicari kecamatan yang memiliki iklim yang hampir sama dengan Kecamatan Batur, dan daerah itu masuk dalam kawasan Kecamatan Pejawaran dan Wanayasa.
Meski demikian, lanjutnya untuk pusat pengembangan peternakan domba ini tetap berada di Kecamatan Batur.
“Kami mengembangkan kawasan di beberapa kecamatan yang memiliki iklim yang hampir sama dengan Kecamatan Batur, yaitu Kecamatan Pejawaran dan Wanayasa, ” katanya, di Banjarnegara, Senin (27/8) seperti dikutip dari Antara.
Selain mencari kawasan untuk pengembangan domba Batur, pihaknya juga bekerjasama dengan sejumlah pihak terkait untuk menjaga populasi domba Batur.
“Misalkan, kami melakukan pengamanan plasma nutfah domba Batur dengan koleksi semen domba Batur untuk pengembangan inisiasi inseminasi buatan pada domba batur bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait,” katanya.
Baca juga : Pemerintah Alokasikan Rp2,6 Triliun Untuk Revitalisasi 1.593 Pasar Tradisional
Selain itu, kata dia, pihaknya juga memfasilitasi dan memberikan pendampingan kesehatan hewan dan teknis peternakan terkait pengembangan domba Batur.
“Kami juga terus berupaya meningkatkan nilai tambah domba Batur melalui pengembangan dan pengolahan hasil samping berupa wol dan internalisasi potensi lokal domba Batur dengan wisata, terutama wisata Dataran Tinggi Dieng,” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, mengajak masyarakat setempat untuk mengembangkan peternakan domba Batur agar populasinya dapat terus terjaga.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Banjarnegara Totok Setya Winarno mengatakan pada saat ini, populasi domba Batur tercatat sekitar 7.900 ekor dan tersebar di berbagai desa.
Dia mengatakan, pemerintah daerah berharap domba batur dapat lebih dikenal dan populasinya terus terjaga, mengingat besarnya potensi domba Batur di wilayah setempat.
Domba Batur merupakan salah satu rumpun domba lokal yang mempunyai keseragaman fisik dan komposisi genetik serta kemampuan adaptasi yang baik pada keterbatasan lingkungan, dengan sebaran geografis di Kecamatan Batur dan sekitarnya. (lna)

Mas, mungkin apabila mau ambil ato minta foto harap izin terlebih dahulu. Biar sama sama enak.
terima kasih informasinya, kami mohon maaf, Kalau tidak berkenan akan kami ganti fotonya