Bank Pasar Kulonprogo Ajari Siswa Gemar Menabung

gemar menabung
Petugas dari Bank Pasar Kulonprogo Tengah memberikan edukasi terkait ajakan untuk menabung kepada siswa SD di Kabupaten Kulonprogo | Foto : joss.oc.id/sugondo

JoSS, KULONPROGO – Perusahaaan Daerah Bank Pasar Kabupaten Kulonprogo bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar edukasi gemar menabung untuk siswa sekolah, dari Sekolah Dasar ( SD ) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh wilayah Kabupaten Kulonprogo.

Edukasi gemar menabung ini, bukan hanya melalui selebaran atau kampanye sosial media, tetapi bahkan juga masuk ke ruang-ruang kelas di setiap sekolah, dan membeli pembelajaran tentang pentingnya menabung hingga tata cara berurusan dengan lembaga keuangan perbankan.

“Yang lebih penting, sebenarnya memberi membangun kesadaran siswa untuk mau menabung. Dan merangsang siswa untuk mau mendaftar sebagai penabung atau aplikasi,” kata Surojo Kepala Bagian Marketing PD Bank Pasar Kabupaten Kulonprogo.

Untuk merangsang siswa agar mau menabung maka PD Bank Pasar Kulonprogo setiap tahun ajaran baru menyalurkan dana CSR nya kepada masing-masing siswa Rp5.000, untuk membuka rekening tabungan.

Subsidi ini diberikan agar siswa langsung bisa membuka rekening tabungan di PD Bank Pasar Kulonprogo, dan selajutnya mereka bisa menabung secara kolektif. “ Kami akan menerjunkan petugas untuk mengambil atau melayani tabungan siswa ke sekolah-sekolah,” tambah Surojo.

Program edukasi gemar menabung ini sendiri bagi PD Bank Pasar Kabupaten Kulonprogo sudah berjalan selama delapan tahun. Sampai saat ini sedikitnya terdapat 20 ribu siswa yang aktif menabung di PD Bank Pasar Kabupaten kulonprogo.

“Kenapa program ini kami anggap penting karena kami berfikir harus ada terobosan untuk membangun kesadaran menabung di kalangan siswa. Kedua, meski jumlah dana yang dikelola kecil tetapi bagi perbankan ini signifikan, karena jumlah tabungan kecil tetapi volume penabungnya banyak, akan membuat bank savety,” tutur Surojo.

Baca juga : Bakrie Jajaki Kerjasama Pengadaan Bus Listrik Di Jateng

Banyak kasus bank-bank besar dengan penabung sedikit meski jumlah tabungan besar, tetapi sekali tabungan ditarik bank ini menjadi kelimpungan. “Maka kami berpandangan, biar tabungannya kecil tetapi jumlah penabungnya banyak dan terus bertambah banyak, maka akan membuat bank aman,” katanya.

Data terakhir, PD Bank Pasar memiliki jumlah penabung siswa sebanyak 23. 515 orang dengan saldo tabungan sebanyak Rp14 miliar. “ Ini kira-kira baru 10 persen dari seluruh siswa sekolah yang ada di Kabupaten Kulonprogo, jika kami berhasil melakukan edukasi ke semua sekolah baik yang ada dipelosok maupun di perkotaan, maka bisa dibayangkan berapa jumlah dana yang terkumpul dari tabungan siswa ini,” ungkap Surojo.

Kenapa belum bisa menjangkau ke semua sekolah di Kabupaten Kulonprogo, menurutnya karena keterbatasan tenaga atau sumber daya manusia di lembaganya, dan program ini juga baru berjalan 8 tahun.

“Kita akan lebih kreatif lagi sehingga ke depan setiap Kantor Kas yang ada di setiap kecamatan akan mampu melayani penabung siswa baik secara perorangan atau kolektif, kita sedang sempurnakan sistematikanya. Yang paling penting, kita membutuhkan tenaga lebih banyak lagi agar pelayanan kami bisa sampai ke puncak gunung dan tepi pantai secara maksimal,” kata Surojo. (gon/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*