Miris! 4 Kasus Pembuangan Bayi di Pati dalam 5 Bulan Terakhir

Ilustrasi, Kasus pembuangan bayi di Pati dengan 4 kejadian dalam 5 bulan. Dinsos P3AKB imbau warga tingkatkan kepedulian lingkungan.
Ilustrasi, Kasus pembuangan bayi di Pati dengan 4 kejadian dalam 5 bulan. Dinsos P3AKB imbau warga tingkatkan kepedulian lingkungan.
JOSS.CO.ID. PATI – Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini menghadapi situasi yang mengkhawatirkan akibat maraknya penemuan bayi terlantar. Selain itu, catatan resmi menunjukkan bahwa warga menemukan empat bayi di lokasi berbeda dalam kurun waktu lima bulan terakhir.
Oleh karena itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati mendesak seluruh warga agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Rangkaian Kasus dalam 5 Bulan

Petugas mencatat serangkaian kasus tersebut di sejumlah wilayah kecamatan yang berbeda:
  • Pada 1 Juni 2026: Warga mendapati kasus pertama di Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana.
  • Selanjutnya, pada 18 Agustus 2026: Masyarakat kembali menemukan kejadian serupa di Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil.
  • Kemudian, pada 8 September 2026: Warga mendapati peristiwa serupa di Desa Badegan, Kecamatan Margorejo.
  • Terakhir, pada 26 Oktober 2026: Seseorang mendapati seorang bayi di depan sebuah warung yang berlokasi di Desa Bangsalrejo, Kecamatan Wedarijaksa.

Seruan Peningkatan Pengawasan Sosial

Kepala Dinsos P3AKB Pati, Aviani Tritanti Venusia, menegaskan bahwa pihak keluarga tidak bisa memikul tanggung jawab pengawasan anak sendirian. Maka dari itu, masyarakat memerlukan kerja sama yang erat dari seluruh elemen.
“Perlu kewaspadaan ya pada seluruh masyarakat, pada RT, RW, domisili terhadap anak-anak. Dan juga koordinasi kerja sama yang baik dari semua lapisan masyarakat,” ujar Aviani dikutip Kompas.com, Jumat (30/10/2026).

Langkah Preventif dan Edukasi Sekolah

Sebagai langkah antisipasi, Aviani menekankan pentingnya keterlibatan institusi pendidikan secara aktif.Sebagai bentuk pencegahan, Dinsos P3AKB Pati menggelar sosialisasi secara rutin mengenai pencegahan seks bebas dan kekerasan di berbagai lapisan masyarakat, termasuk lingkungan sekolah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*