KOTA MAGELANG, JOSS.CO.ID – Pemerintah Kota Magelang terus memperkuat daya tarik pariwisata daerah melalui gelaran agenda berskala besar. Salah satu agenda andalan yang siap menyapa masyarakat adalah Magelang Flower Festival (MFF) 2026.
Acara Magelang Flower Festival yang akan digelar Pemkot Magelang 25 Oktober hingga 1 November 2026, tidak hanya ditujukan untuk memperkuat identitas Kota Magelang. Namun, acara itu memperpanjang kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian lokal.
Dampak positif dari penyelenggaraan berbagai event di Kota Sejuta Bunga ini diakui sangat signifikan terhadap pertumbuhan roda ekonomi warga.
“Sejak Kota Magelang ramai acara, ekonomi daerah terdongkrak hingga 40 persen. Sementara dari sisi kunjungan wisatawan meningkat lebih dari 200 persen,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Magelang, Handini Rahayu, Senin 12 Oktober 2026.
Inovasi Kolaborasi Antar-OPD untuk Efisiensi Anggaran
Handini mengatakan, Magelang Flower Festival tersebut mengusung konsep kolaborasi yang terpadu antar-organisasi perangkat daerah dalam satu kalender acara besar. Keuntungan lain dari kegiatan tersebut digabung, yakni lebih irit biaya karena masing-masing OPD tidak perlu membuat acara sendiri-sendiri.
“Penggabungan agenda tersebut menjadi cara untuk membangun satu festival besar tanpa harus menambah banyak anggaran untuk kegiatan baru. Selain itu, kegiatan tersebut juga bisa berlangsung lebih lama,” katanya.
Ia menambahkan, selain kegiatan tersebut berlangsung lebih lama, diperkirakan tidak akan berhenti pada sektor pariwisata. Peningkatan kunjungan dapat ikut menggerakkan usaha perhotelan, restoran, kuliner, pusat oleh-oleh, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah.
Persiapan MFF 2026 Capai 80 Persen dengan Beragam Acara Menarik
Menjelang hari pelaksanaan, Pemerintah Kota Magelang terus mematangkan berbagai persiapan teknis agar gelaran acara berjalan optimal.
Pejabat Sekda Kota Magelang, Indah Dwi Antari mengatakan, persiapan acara yang akan digelar selama sepekan itu, 25 Oktober hingga 1 November mendatang, hingga saat ini sudah hampir 80 persen. Pihaknya juga melakukan rapat bersama dengan masing-masing OPD yang terkait.
“Rangkaian kegiatan MFF akan berlangsung di kawasan Alun-alun Kota Magelang dan melibatkan sejumlah OPD. Agenda yang disiapkan antara lain pameran bunga, pameran kucing, gelar wicara atau talkshow, lomba mewarnai, hingga senam bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan, Magelang Flower Festival tersebut bukan sekadar acara hiburan biasa yang berpusat di alun-alun. Melainkan sebagai langkah strategi memperkuat identitas Kota Magelang yang berjuluk Tuin van Java(kebunnya tanah Jawa).
Baca Juga: Atasi Kekeringan, UGM Bangun 11 Sumur Bor untuk Air Bersih & Pertanian Warga di Purworejo

Leave a Reply