JOSS.CO.ID – Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, ikut menyuarakan keprihatinannya atas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Through akun Instagram pribadinya (@gretathunberg), Greta membagikan rekaman video dari seorang warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang memperlihatkan kondisi langit berwarna oranye pekat dengan warga yang terpaksa mengenakan masker respirator serta kacamata pelindung.
“Darurat!! Silakan bagikan pesan ini dari Kalimantan Indonesia,” tulis Greta dalam unggahannya.
Ia menegaskan bahwa dampak bencana ini jauh lebih parah dari apa yang terlihat di layar kaca maupun media sosial.
“Krisis api dan kabut jauh dari usai. Betapa pun menakutkan video ini, kenyataan di lapangan jauh lebih buruk dari yang Anda lihat di media sosial,” ujar Greta.
Dalam unggahan tersebut, Greta memaparkan dampak dramatis yang ditimbulkan oleh bencana karhutla ini, lebih dari dua juta hektar lahan hangus terbakar, satwa liar terbakar hidup-hidup, sementara warga lokal kehilangan area hutan dan kebun karet milik mereka dan sejumlah warga serta petugas pemadam kebakaran dilaporkan gugur saat menjalankan tugas.
Dampak kesehatan masyarakat pun mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Greta menyoroti angka kunjungan medis yang melonjak tajam.
“Situasi ini sudah berlangsung selama 4 bulan,” tulis dia.
Ia mencatat sebanyak 277.075 orang harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dari total tersebut, sebanyak 62.400 korban di antaranya merupakan anak-anak balita di bawah usia 5 tahun.
Guna membantu penanganan di lapangan, Greta mengajak warganet global untuk berpartisipasi dalam aksi solidaritas melalui Kampanye Penggalangan Dana Kebakaran dan Kabut Borneo. Tautan donasi tersebut disematkan langsung pada bagian bio akun Instagram miliknya.
“Bantu mendukung petugas pemadam kebakaran, membangun lebih banyak tempat pelindungan untuk melindungi orang-orang terutama anak-anak dan kelompok rentan, dan menyelamatkan hutan yang tersisa,” imbuh aktivis lingkungan itu.
Kebakaran hutan yang terus terjadi selama beberapa bulan terakhir ini tak hanya melumpuhkan wilayah Indonesia, tetapi juga menyebarkan kabut asap lintas batas hingga ke negara-negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand.
Sementara itu, pihak berwenang di Indonesia terus berupaya memadamkan titik-titik api secara intensif melalui kolaborasi pemadam kebakaran, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, hingga Kepolisian RI.

Leave a Reply