BOYOLALI, JOSS.CO.ID — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sukses menggelar agenda Apresiasi Duta Generasi Berencana (Genre) Tahun 2026. Acara puncak tersebut dilaksanakan di Graha Amarta Universitas Boyolali (UBY) pada Jumat malam (16/10).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali M. Syawalludin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boyolali selaku Bunda Genre. Turut hadir Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN Provinsi Jawa Tengah Rusman Efendi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boyolali.
Kepala DP2KBP3A Kabupaten Boyolali, Waluyo Jati, menjelaskan bahwa ajang ini bertujuan mencetak Duta Genre sebagai digital influencer positif dan role model sebaya. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan aktif remaja dalam program penurunan stunting melalui kampanye kesehatan reproduksi.
Proses seleksi diawali dari 106 remaja hingga menyisakan 20 finalis (10 putra dan 10 putri). Rangkaian seleksi meliputi administrasi, ujian tertulis, wawancara, penyaringan bakat, hingga masa karantina.
Sekda Boyolali, Syawaludin, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa.
Ia berpesan agar para finalis mampu memberikan warna positif dalam menghadapi tantangan era globalisasi sekaligus fokus mendukung percepatan penurunan stunting.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Rusman Efendi menyoroti pentingnya Program Genre untuk menjawab isu kesehatan mental remaja. Menurut data, permasalahan kesehatan mental remaja di Indonesia telah menyentuh angka 34,9 persen, dengan 5,5 persen di antaranya mengalami gangguan kesehatan mental yang berakar dari kurangnya komunikasi dalam keluarga.
Program Duta Genre hadir untuk membantu remaja bersiap menghadapi kehidupan berkeluarga serta terhindar dari berbagai masalah sosial. Hal ini sejalan dengan Salam Genre, yaitu menghindari pergaulan bebas/seks bebas, tidak mendekati narkoba, dan tidak menikah di usia dini.
Pemenang Duta Genre Kabupaten Boyolali nantinya akan melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah, bahkan berkesempatan mewakili ke tingkat nasional.
Di samping pemilihan Duta Genre, acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Apresiasi Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) tingkat Kabupaten Boyolali dan Provinsi Jawa Tengah:
- Terbaik 1 Pelayanan KB Serentak (Hari Kontrasepsi Sedunia 2026): Kecamatan Wonosamodro.
- Kampung KB Terbaik (Tingkat Kabupaten): Kampung KB Lembayung Senja, Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo.
- Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Terbaik Jenjang SMP (Tingkat Kabupaten & Provinsi Jawa Tengah): SMP Negeri 1 Teras.
- Penghargaan TAMASYA Cinta Lingkungan (Ketahanan & Kesejahteraan Keluarga): TPA Daycare Thoriq bin Ziyad, Kecamatan Boyolali.
- Tokoh Suara Aksi Perempuan Pelopor Kepemimpinan (PPPA): Kepala Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari.
Baca Juga: Tak Sekadar Lari, Susurun 2026 Jadi Ajang Promosi Wisata dan Kuliner Boyolali

Leave a Reply