Kabar Duka: Wali Kota Semarang Takziah ke Rumah Duka Atlet Pencak Silat Prestasi Ayudiah Rivana

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya atlet pencak silat muda berprestasi, Ayudiah Rivana Tridiandinita.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat melayat atlet pencak silat Ayudiah Rivana Tridiandinita, Rabu, 28 Oktober 2026. (Foto: Pemkot Semarang)
SEMARANG, JOSS.CO.ID — Suasana duka menyelimuti dunia olahraga Kota Semarang. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, melayat langsung ke rumah duka atlet pencak silat muda, Ayudiah Rivana Tridiandinita, di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, pada Rabu (28/10/2026).
Wali Kota menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas nama pribadi dan seluruh warga Kota Semarang, khususnya para insan olahraga, kepada kedua orang tua almarhumah, Yovan dan Andi. Agustina menerima kabar duka ini saat ia tengah menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda.
“Mbak Rivana ini masih sangat muda. Lahir tahun 2007, namun memiliki prestasi yang luar biasa,” ujar Agustina saat menemui keluarga di rumah duka.

Rekam Jejak Prestasi Gemilang Ayudiah Rivana

Ayudiah Rivana merupakan atlet pencak silat berbakat binaan Perguruan Silat Naga Hitam Indonesia. Sepanjang kariernya, ia menorehkan deretan prestasi membanggakan di tingkat regional maupun internasional.
Berikut deretan raihan juara yang pernah dicapai almarhumah:
  • International Championship Bandung (2023): Meraih Juara 1
  • Tugu Muda Championship (2022–2024): Meraih Juara 1 berturut-turut
  • Semarang Open (2023–2024): Meraih Juara 1 berturut-turut
  • Piala Sultan Cirebonan (2021): Meraih Juara 1
  • Pekalongan Championship & Bengawan Solo Championship: Meraih Juara 1
  • POPDA Kota Semarang (2024): Meraih Juara 2

Sosok Berbakti dan Teladan Bagi Sesama

Di mata Agustina, dedikasi serta perjuangan Ayudiah semasa hidup sangat berkesan dan patut dikenang oleh masyarakat.
“Intinya, keinginannya, semua harapannya kita simpan sebagai sebuah kenangan indah bersama Rivana,” tuturnya.
Selain berprestasi di arena laga, almarhumah menunjukkan kepribadian yang santun serta mudah bergaul dengan siapa saja.
“Mbak Rivana ini anak yang sangat berbakti kepada orang tuanya, disiplin dalam belajar, berprestasi dalam banyak hal, memiliki banyak teman, mudah bergaul, serta banyak memberikan pengetahuan dan ilmunya kepada orang-orang di sekitarnya,” tambah Agustina.
Mengakhiri penyampaiannya, Wali Kota mengungkapkan rasa bangga atas pengabdian almarhumah serta memanjatkan doa terbaik bagi kelapangan jalannya.
“Kami ingin sampaikan bahwa kami bangga memiliki Rivana, untuk Rivana, pergilah, Nak dengan tenang karena kami tahu engkau menjadi putri kesayangan dan sudah pada saatnya ada tempatmu di surga,” ucapnya.

Kronologi Cedera hingga Meninggal Dunia

Ayudiah Rivana menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (28/10/2026) pagi setelah sempat menjalani perawatan medis usai bertanding dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Sebelumnya, almarhumah mengalami cedera dislokasi pada ruas jari tengah saat menghadapi atlet asal Kabupaten Batang di babak perempat final pada Senin (26/10/2026). Tim medis kemudian melakukan tindakan operasi di RS Primaya pada Selasa (27/10/2026) malam sebelum akhirnya ia berpulang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*