BMKG Peringatkan Banjir Rob Semarang-Demak, Ini Jalur Alternatif Hindari Macet

Ilustrasi, BMKG Tanjung Emas Semarang keluarkan peringatan dini banjir rob pada 4 Juni 2026, warga pesisir Semarang dan Demak diminta waspada.

BMKG Tanjung Emas Semarang keluarkan peringatan dini banjir rob pada 4 Juni 2026, warga pesisir Semarang dan Demak diminta waspada.

SEMARANG, JOSS.CO.ID – Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, mengeluarkan peringatan dini terkait potensi ancaman banjir pesisir atau rob yang diprediksi terjadi pada Kamis (4/6/2026).

Berdasarkan hasil pemetaan berkala, dua wilayah yang masuk zona rawan terdampak adalah kawasan pesisir Kota Semarang dan pesisir Kabupaten Demak. Kedua daerah tersebut berpotensi mengalami luapan air laut dengan intensitas signifikan.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Sediyanto, menyampaikan bahwa puncak genangan diperkirakan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB.

“Akibat adanya aktivitas pasang surut air laut dapat memengaruhi dinamika wilayah Pantai Utara Jateng berupa banjir pesisir,” kata Sediyanto, Rabu (3/6/2026).

Ia juga menegaskan bahwa potensi ini berlaku luas di wilayah pesisir utara Jawa Tengah. “Berlaku di Pesisir Utara Jateng,” tegas Sediyanto.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi rob. Dampak yang ditimbulkan diperkirakan cukup luas, mulai dari gangguan transportasi di sekitar pelabuhan hingga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Selain itu, sektor perikanan darat seperti tambak serta petani garam juga berpotensi mengalami kerugian akibat genangan air laut. “Termasuk aktivitas bongkar muat di pelabuhan,” jelasnya.

Sediyanto juga mengingatkan pentingnya langkah mitigasi bagi masyarakat di sepanjang Pantai Utara Jawa Tengah guna mengurangi risiko dampak banjir rob. “Perhatikan update informasi cuaca maritim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),” imbuh Sediyanto.

### Jalur Alternatif Hindari Genangan Rob

Untuk mengantisipasi kemacetan akibat genangan di jalur utama Pantura, pengguna kendaraan disarankan memanfaatkan rute alternatif.

Pengendara dari arah timur menuju Semarang dapat melalui rute Halte Buyaran–Guntur–Karangawen–Mranggen–Semarang. Sementara itu, jalur lain yang dapat digunakan adalah melalui Onggorawe (Kecamatan Sayung) atau rute Jembatan Onggorawe–Bulusari–Sayung–Mranggen–Semarang.

Pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati, mengikuti arahan petugas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik saat melintasi kawasan rawan genangan.

Baca Juga: PSEL Semarang Kendal Tahap Final, Investasi Rp3 Triliun Siap Dilelang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*