Prabowo Akui MBG Banyak Masalah, Harus Ditertibkan

Presiden Prabowo akui program makan bergizi gratis (MBG) masih banyak masalah dan tantangan, siap tertibkan penyimpangan demi keberlanjutan program.
Presiden Prabowo Subianto (Dok YouTube Setpres).

Presiden Prabowo akui program makan bergizi gratis (MBG) masih banyak masalah dan tantangan, siap tertibkan penyimpangan demi keberlanjutan program.

JOSS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa program makan bergizi gratis (MBG) masih menghadapi berbagai persoalan di lapangan. Meski demikian, pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki dan menertibkan pelaksanaan program tersebut agar tetap berjalan optimal.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.061 operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

“Bahwa banyak masalah iya, bahwa banyak tantangan benar, MBG banyak masalah, kita harus tertibkan,” kata Prabowo.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi penyalahgunaan kewenangan dalam program tersebut. Menurutnya, persoalan integritas masih menjadi tantangan besar di berbagai lini kepemimpinan.

“Manusia Indonesia ya kita mengertilah penyakit kita harus kita berani hadapi, harus kita berani bicarakan bahwa banyak di antara unsr-unsur pimpinan kita hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat, berurusan dengan uang dia lupa, tapi saya sudah katakan pemerintah saya tidak ragu-ragu, siapa pun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahkan kewenangan akan kita tertibkan kita bersihkan kita copot dari jabatan,” kata Prabowo.

Prabowo juga menekankan pentingnya program MBG bagi masyarakat, khususnya kelompok ekonomi kecil. Ia mengaku sering menerima aspirasi langsung dari warga yang merasakan manfaat program tersebut.

“MBG begitu penting untuk bangsa kita, ke mana mana saya ketemu rakyat kecil petani pak tolong pak MBG jangan diberhentikan ini sangat membantu cucu cucu saya busa makan sangat membantu saya sangat membatu keluarga saya,” ujarnya.

Program makan bergizi gratis menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan keluarga kurang mampu. Pemerintah pun berupaya memastikan program ini tetap berjalan dengan pengawasan yang lebih ketat agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.

Baca Juga: Menteri UMKM Larang Marketplace Naikkan Biaya Layanan Ongkir

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*