
Badan Gizi Nasional (BGN) wajibkan SPPG unggah menu Makan Bergizi Gratis (MBG), kandungan gizi, dan harga di media sosial sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
JOSS.CO.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengunggah menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke media sosial bersama informasi kandungan gizi dan harga sebagai bagian dari transparansi kepada masyarakat. Kebijakan ini diambil agar publik dapat ikut mengawasi kualitas makanan yang disajikan dalam program tersebut.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sonny Sonjaya, menjelaskan bahwa setiap SPPG diminta aktif menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan warga. Informasi yang diunggah bukan hanya daftar menu, tetapi juga komposisi gizi dan biaya penyediaan makanan program MBG di masing-masing daerah.
“BGN telah memerintahkan seluruh SPPG membuat media sosial sebagai sarana komunikasi antara SPPG dan masyarakat, dan wajib mengunggah menu makanan, kadar gizi serta harga,” kata Sonny, dikutip Senin (9/3).
Menurut Sonny, kewajiban mengunggah menu MBG di media sosial ini dimaksudkan agar masyarakat bisa menilai sendiri kelayakan mutu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Ia menekankan pentingnya pengawasan publik untuk menjaga kualitas dan mencegah penurunan standar layanan.
“Apabila tidak sesuai, masyarakat bisa protes. Itu salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas publik,” ujarnya.
Sonny menuturkan, masyarakat juga diperbolehkan membagikan ulang unggahan menu dan kandungan gizi program MBG di media sosial selama tujuannya untuk perbaikan layanan. Ia mendorong agar setiap keluhan disertai laporan kepada pihak SPPG terkait sehingga bisa segera ditindaklanjuti.
“Kalau untuk diviralkan (di media sosial), kan punya tujuan tertentu. Kalau tujuannya untuk memperbaiki, silakan datangi SPPG-nya, minta lakukan perbaikan. Tapi kalau tujuannya viralkan itu, ya bergantung kepada niatnya masing-masing. Kami tidak bisa melarang,” kata dia.
Adapun penerima manfaat program MBG antara lain ibu hamil, ibu menyusui, bayi, serta peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Melalui kewajiban unggah menu MBG di media sosial ini, BGN berharap kualitas layanan gizi untuk kelompok rentan dan pelajar bisa terus diawasi secara terbuka oleh masyarakat.

Leave a Reply