
PT Agrinas Pangan Nusantara di bawah Joao Angelo De Sousa Mota impor 105 ribu mobil India untuk memperkuat armada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
JOSS.CO.ID – PT Agrinas Pangan Nusantara mengambil langkah besar dalam mendukung penguatan ekonomi desa. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota, perusahaan memutuskan mengimpor 105.000 unit mobil pikap asal India guna menunjang operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia.
“Ratusan ribu pickup itu akan digunakan untuk Koperasi Desa Merah Putih. Impor ini untuk mendukung program KDKMP di seluruh Indonesia,” ujar Joao Mota di Jakarta, baru-baru ini.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat sektor pangan nasional melalui sistem koperasi desa. Kendaraan niaga ringan tersebut akan digunakan untuk distribusi hasil pertanian, logistik bahan pokok, dan kegiatan ekonomi produktif masyarakat di berbagai daerah.
Rincian Impor Kendaraan
Dari total kendaraan yang diimpor, 35.000 unit merupakan Scorpio Pick Up dari pabrikan otomotif Mahindra. Sementara 70.000 unit sisanya disuplai oleh Tata Motors India, terdiri dari 35.000 unit Pick Up dan 35.000 unit truk Ultra T.7.
Menurut Joao Mota, kendaraan ini dipilih karena dinilai sesuai dengan karakter wilayah Indonesia yang beragam. Kapasitas angkut yang besar, efisiensi bahan bakar, dan daya tahan di medan berat menjadi alasan utama pemilihan model kendaraan tersebut.
Profil Joao Mota dan Transformasi Agrinas
Joao Mota sebelumnya memimpin PT Yodya Karya (Persero) sebelum perusahaan itu resmi bertransformasi menjadi PT Agrinas Pangan Nusantara berdasarkan SK Menteri BUMN Nomor 32/MBU/02/2025. Transformasi ini menandai pergeseran fokus perusahaan dari konstruksi ke sektor pangan dan agribisnis strategis.
Berbekal pengalaman panjang di berbagai sektor, Joao dikenal aktif dalam organisasi pertanian nasional dan menjabat sebagai **Ketua Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia** wilayah Nusa Tenggara Timur.
Kiprahnya juga tidak lepas dari latar belakangnya di bidang pertahanan. Joao Mota pernah menerima penghargaan Dharma Pertahanan Madya dari Menteri Pertahanan RI atas kontribusinya bagi negara.
Hubungan dengan Presiden Prabowo dan Arah Kebijakan
Joao Mota disebut memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto, yang telah terjalin sejak masa konflik Timor Timur. Kedekatan itu disebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat kepercayaannya dalam mengemban peran penting di sektor pangan dan integrasi ekonomi desa.
Meski sempat muncul kabar mengenai rencana pengunduran diri, Joao Mota hingga kini masih aktif menjabat sebagai Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Ia tetap menjadi tokoh sentral dalam proyek pengadaan 105.000 kendaraan niaga untuk memperkuat jaringan Koperasi Merah Putih, yang disebut sebagai “tulang punggung ekonomi kerakyatan” di tingkat desa.

Leave a Reply