Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas dan Ibu Luka Parah

Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas dan Ibu Luka Parah
Ilustrasi

Perampokan sadis terjadi di Boyolali, Seorang bocah 6 tahun tewas, sementara ibunya mengalami luka parah di bagian leher dan dirawat di rumah sakit.

JOSS.CO.ID, BOYOLALI – Perampokan sadis terjadi di rumah warga Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis (29/1/2025) sore. Peristiwa tragis ini mengakibatkan seorang anak perempuan berusia 6 tahun tewas, sementara ibunya mengalami luka parah akibat senjata tajam.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial AO (6). Sementara ibunya, Daryanti (34), mengalami luka serius di bagian leher belakang dan saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simo.

Kadus IV Desa Pengkol, Sarjono, membenarkan adanya korban luka berat dalam peristiwa tersebut.

“Lukanya di bagian leher, ada 58 jahitan. Sekarang di RSUD Simo,” kata Kadus Pengkol, Sarjono, di lokasi kejadian, Kamis (29/1/2025) malam.

Korban Anak Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Putri korban yang berinisial AO (6) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi rumah. Sementara satu anak perempuan lainnya yang berusia 11 tahun tidak berada di rumah saat peristiwa perampokan terjadi.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menyampaikan bahwa satu korban berhasil diselamatkan dan kini masih dirawat.

“Ketika diketemukan, salah satu korban teridentifikasi sudah tidak bernyawa. Namun salah satu korban lagi itu masih bisa diselamatkan dan saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit,” kata Indra.

Untuk memastikan penyebab kematian korban anak, jenazah AO dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo guna dilakukan autopsi.

Kesaksian Kakak Korban

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh kakak korban, Ngatirin, yang datang ke rumah setelah mendapat telepon dari Purwanto, suami korban, yang saat kejadian berada di Kalimantan.

“Tadi kejadiannya setelah salat Asar. intinya saya dibel (ditelepon) sama suami korban, saya disuruh ke rumahnya sini, pokoknya ada gawat gitu. Intinya pokoknya istrinya gawat-gawat gitu, terus saya langsung ke sini,” kata Ngatirin kepada wartawan, Kamis (29/1/2026) malam.

Sesampainya di lokasi, Ngatirin menemukan kondisi rumah sudah dalam keadaan mencekam.

“Ibunya tergeletak, anaknya di kamar mandi, kepalanya dimasukkan ke ember,” imbuhnya.

Luka Bacok dan Permintaan Tolong Terakhir Korban

Sarjono menjelaskan berdasarkan informasi yang diterimanya, korban Daryanti mengalami luka akibat senjata tajam.

“Info yang saya dengar, yang saya terima itu yang meninggal itu satu. Anaknya yang bernama AO. Terus ibunya yang Daryanti itu terluka kena pisau atau apa, dibawa ke rumah sakit,” imbuhnya.

Ngatirin mengungkapkan, meski dalam kondisi kritis, Daryanti sempat meminta pertolongan agar anaknya diselamatkan.

“Olin neng kamar mandi, Olin neng kamar mandi (Olin di kamar mandi) gitu,” kata Ngatirin menirukan ucapan Daryanti.

Korban Bocah Ditemukan Tak Bernyawa

Ngatirin bergegas ke kamar mandi dan mendapati keponakannya, Adisa Orlin (6), dengan kondisi mengenaskan.

Korban ditemukan dengan kepala berada di dalam ember berisi air penuh. Ia sempat berusaha menolong dengan mengangkat tubuh korban.

“Namun begitu diletakkan di lantai, sudah nggak bernyawa,” ungkap Ngatirin dengan suara terbata.

Setelah itu, Ngatirin kembali memberikan pertolongan kepada Daryanti yang kondisinya semakin melemah.

“Saya langsung nulungi ibune genti (saya langsung menolong ibunya)” tutup Ngatirin.

Masih Dalam Penyelidikan Polisi

Hingga kini, kasus perampokan sadis yang menewaskan bocah 6 tahun di Boyolali tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motif kejahatan tersebut.

Baca Juga:

Kejar Jambret di Sleman Berujung Maut, Suami Korban Jadi Tersangka

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*