Viral! Jalan Desa Madulang Sampang Diaspal Dana Pribadi Rp 2 Miliar

Viral! Jalan Desa Madulang Sampang Diaspal Dana Pribadi Rp 2 Miliar
Mat Yasin menghabiskan dana pribadi hingga Rp 2 miliar untuk membangun jalan desa

JOSS.CO.ID, SAMPANG – Wajah warga Desa Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, tampak sumringah. Jalan kampung yang sebelumnya becek dan berlubang kini berubah menjadi mulus setelah dilakukan pengaspalan sepanjang 10 kilometer. Menariknya, pembangunan infrastruktur tersebut tidak menggunakan Dana Desa, melainkan berasal dari dana pribadi seorang warga bernama Mat Yasin.

Berdasarkan informasi, Mat Yasin menghabiskan dana pribadi hingga Rp 2 miliar untuk membangun jalan desa tersebut. Aksi dermawan ini membuat Yasin dijuluki sebagai “Crazy Rich” oleh warga sekitar karena kepeduliannya terhadap pembangunan desa.

Peresmian Jalan Desa Madulang Disambut Antusias Warga

Peresmian jalan aspal tersebut digelar pada Senin (29/12/2025). Masyarakat Desa Madulang menyambut dengan penuh suka cita karena jalan yang telah lama rusak kini kembali layak dilalui.

Hasunah, warga Dusun Barlebar, Desa Madulang, mengaku sangat terbantu dengan adanya perbaikan jalan ini. Menurutnya, akses transportasi warga kini menjadi jauh lebih mudah.

“Alhamdulillah, berkat kebaikan Ba Yasin jalan kampung yang dulunya becek sekarang jadi bagus. Sudah dua bulan proses dibangunnya, sekarang tasyakkurannya bisa dilewati,” ungkap Hasunah.

Akses Antar Desa Jadi Lebih Cepat

Manfaat pembangunan jalan ini tidak hanya dirasakan oleh warga Desa Madulang. Warga dari Desa Serambeh, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, yang berbatasan langsung dengan wilayah tersebut, kini memilih jalur ini sebagai akses utama menuju pasar.

Kondisi jalan yang lebih baik dinilai mempercepat waktu tempuh dan meningkatkan kenyamanan perjalanan.

“Ya saya sekarang bisa lewat di sini jalannya lebih bagus jadi cepat kalau mau ke pasar,” ujar Azizah, salah satu warga yang melintas.

Dibangun dengan Semangat Gotong Royong

Mat Yasin selaku donatur utama menyampaikan bahwa pengerjaan jalan dilakukan secara gotong royong bersama warga. Ia menilai pembangunan desa tidak bisa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

“Saya ingin mengajak masyarakat bergotong royong membangun desa, Alhamdulillah ke depan ada yang juga mau ikut membangun,” kata Yasin.

Aksi sosial ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan menjadi contoh nyata peran aktif warga dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa secara mandiri.

Baca Juga:

Nenek 80 Tahun Diusir Paksa Ormas, Rumah Dirobohkan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*