Sampah Menumpuk di Kolong Flyover Ciputat, DPRD Tangsel Desak Pemkot Bertindak Cepat

Sampah Menumpuk di Kolong Flyover Ciputat, DPRD Tangsel Desak Pemkot Bertindak Cepat

Sampah menumpuk di kolong Flyover Ciputat, Tangsel, menimbulkan bau menyengat dan keluhan warga. DPRD mendesak Pemkot segera mengangkut sampah.

JOSS.CO.ID – Sampah menumpuk di kolong Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, memicu keluhan warga dan pedagang. Tumpukan sampah setinggi hampir satu meter menutup trotoar hingga memakan badan jalan, disertai bau menyengat yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Warga menyebut sampah sudah menumpuk selama empat hari akibat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang ditutup sementara untuk perbaikan. Kondisi ini menyebabkan sampah rumah tangga tidak terangkut dan menumpuk di sejumlah titik strategis.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie sebelumnya menyampaikan bahwa penataan TPA Cipeucang ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.

DPRD Tangsel Minta Sampah Segera Diangkut

Ketua DPRD Tangerang Selatan Abdul Rasyid meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera mengangkut sampah yang menumpuk di sejumlah titik. Menurutnya, tumpukan sampah di sepanjang jalan sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kalau penumpukan sampah berhari-hari pasti akan berdampak. Harus (diangkut). Kami dari DPRD, penumpukan sampah apa yang sudah terjadi hari ini segera dilakukan upaya konkret, karena ini sudah mengganggu kenyamanan masyarakat,” kata Abdul Rasyid kepada wartawan, Senin (14/12/2025).

Abdul juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas ketidaknyamanan akibat tumpukan sampah tersebut dan mendesak Pemkot Tangsel segera mengambil langkah nyata.

“Kami dari DPRD pertama tentunya permohonan maaf kepada seluruh masyarakat berkaitan ketidaknyamanan. Yang kedua kita sudah mendorong kepada pemerintah kota untuk segera melakukan upaya konkret, solusi konkret terkait dengan persoalan yang hari ini terjadi, karena memang persoalan sampah ini yang terus kita soroti dari DPRD,” tutur dia.

Kapasitas TPA Cipeucang Tak Lagi Mencukupi

Abdul Rasyid mengakui bahwa kapasitas TPA Cipeucang sudah tidak sanggup menampung seluruh volume sampah warga Tangerang Selatan. Ia menyebut jumlah sampah harian di Tangsel mencapai sekitar 1.100 ton.

“Memang kalau Cipeucang itu tidak mungkin, seluruh volume sampah di Tangerang Selatan tidak mungkin tertampung di Cipeucang. Jumlah tonase sampah di Tangsel lumayan besar, sekitar 1.100 tonase sampah, sedangkan daya tampung Cipeucang itu tidak sampai segitu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya Pemkot Tangsel sempat menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang terkait TPA Bangkonol, namun mendapat penolakan dari warga setempat.

“Ya komunikasi yang dilakukan dengan Bogor, kabupaten, dengan daerah lain memang pemerintah sudah melakukan upaya komunikasi. Kalau Cipeucang pada posisi yang hari ini misalkan ditutup, maka buat kita pemerintah melakukan upaya maksimal, lakukan komunikasi, misalkan ke provinsi, ke pusat dan juga lakukan komunikasi misalkan beberapa daerah yang memungkinkan diajak kerja sama,” pungkasnya.

Sampah Mengular dari Ciputat hingga Pamulang

Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah terlihat sepanjang jalan kawasan Ciputat dan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesal dan mengeluh.

Pantauan pada Sabtu (13/12/2025), tumpukan sampah terlihat mulai dari titik awal tanjakan Flyover Ciputat mengarah ke Pamulang. Sampah menumpuk tepat di trotoar kolong flyover Ciputat, bahkan tingginya setara pagar pembatas area pedestrian.

Selain menutup akses pejalan kaki, tumpukan sampah juga menimbulkan bau menyengat. Sampah yang menumpuk beragam, mulai dari sampah rumah tangga, potongan kayu, hingga kasur bekas.

Fenomena serupa juga terlihat di sepanjang trotoar dari arah Ciputat menuju Pamulang. Sampah yang dikemas dalam kantong plastik tampak berserakan dan semakin memperparah kondisi lingkungan.

Baca Juga: 6 Polisi Yanma Mabes Polri Tersangka Keroyok Debt Collector di Kalibata

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*