
JOSS.CO.ID, JOGJA – Abrasi di pesisir pantai Kabupaten Kulonprogo setiap tahun semakin parah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulonprogo pun terus melakukan berbagai upaya untuk menanggulanginya.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kulonprogo, Fita Maharani, menjelaskan bahwa kondisi abrasi di pantai selatan Bumi Binangun sudah cukup parah. Menurutnya, abrasi telah merusak sejumlah fasilitas umum dan mempengaruhi kualitas air konsumsi masyarakat.
Selain itu, Fita menambahkan bahwa dampak abrasi juga merusak vegetasi wilayah pantai. “Air sumur sudah terkontaminasi asin atau intrusi air laut serta banyaknya sampah di pantai,” ujarnya, Senin (3/11/2025).
Upaya DLH Kulonprogo Tekan Laju Abrasi
DLH Kulonprogo telah melakukan sejumlah langkah konkret untuk menekan abrasi di wilayah pesisir.
“Untuk menekan abrasi DLH melakukan penanaman pohon anggur laut yang mempunyai fungsi memecah angin laut dan membantu mengurangi laju abrasi,” katanya kepada Harianjogja.com.
Selain penanaman anggur laut, Fita mengungkapkan bahwa pihaknya juga melakukan kegiatan menanam pohon mangrove di wilayah muara Sungai Progo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengurangi arus sungai yang dapat menghilangkan pasir di sekitar pantai.
“Lantaran jika tidak dilakukan seperti itu dapat menimbulkan abrasi yang lebih rentan terjadi,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Upaya lainnya melakukan penanaman di sempadan pantai dan berkoordinasi lintas OPD untuk membantu menghambat abrasi seperti dengan DPU.”
Rencana Beton Pemecah Ombak dan Sosialisasi ke Masyarakat
Menurut Fita, saat ini sedang direncanakan pembangunan beton pemecah ombak yang merupakan langkah dari Kementerian Pekerjaan Umum. Program tersebut juga akan melibatkan koordinasi dengan OPD di tingkat provinsi.
Tak hanya itu, DLH Kulonprogo juga terus melakukan edukasi kepada warga pesisir. “Kepada masyarakat pesisir, selalu dilakukan sosialisasi penanaman pohon di sekitar pantai. Termasuk himbauan untuk menjaga lingkungan dan kerusakan pantai akibat abrasi,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan, DLH juga memberikan bantuan bibit tanaman kepada masyarakat. “DLH juga rutin memberikan bantuan bibit tanaman kepada masyarakat untuk ditanam sekitar rumahnya dan daerah rawan kerusakan,” ucapnya.

Leave a Reply