Penetapan Harga Terbaru: HET Beras Naik Permanen Mulai 31 Mei 2024

HET Beras Naik
Ilustrasi Beras (allybally4b/pixabay)

JoSS, JAKARTA – Harga Eceran Tertinggi (HET) beras dipastikan akan naik permanen mulai bulan depan, tepatnya usai 31 Mei 2024.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang menyiapkan aturan untuk penetapan HET relaksasi beras yang kini berlaku agar dapat menjadi HET permanen.

“Untuk khusus HET (relaksasi) beras diperpanjang sampai 31 Mei. Jadi, gini kita lagi workout supaya bisa ditetapkan,” katanya seperti dikutip dari Detikfinance, Jumat (17/5).

Sebelumnya, Bapanas telah memperpanjang HET relaksasi beras hingga 31 Mei 2024, setelah kebijakan yang dimulai pada 10 Maret itu seharusnya berakhir pada 24 April 2024.

Namun, untuk HET beras premium dan medium, akan mengalami kenaikan harga per kilogramnya.

“Hari ini kita akan melakukan perpanjangan sampai 31 Mei. Tetapi dengan catatan, kita juga akan harmonisasi sehingga Peraturan Badannya akan ditetapkan. Hampir pasti angkanya untuk beras premium HET ada di Rp14.900 (per kg),” kata Arief di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Harga HET beras premium dan medium di berbagai wilayah di Indonesia akan mengalami peningkatan.

Misalnya, untuk wilayah Jawa, Lampung, dan Sumatera Selatan, HET beras premium akan naik menjadi Rp14.900 per kg dari sebelumnya Rp13.900 per kg.

Sedangkan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sebagainya, HET beras premium akan diberlakukan sebesar Rp15.400 per kg dari sebelumnya Rp14.400 per kg.

Arief juga menyebutkan bahwa untuk wilayah Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Papua, dan lainnya, relaksasi HET beras premium akan berbeda-beda, namun mayoritas mengalami kenaikan harga.

Sedangkan untuk HET beras medium, Bapanas masih dalam pembahasan untuk menetapkan angka pastinya, kisaran harga yang dibicarakan berkisar antara Rp12 ribu hingga Rp12,5 ribu per kg.

“Khusus yang medium kita akan diskusikan lagi angkanya, kurang lebih sekitar Rp12 ribu-Rp12.500,” ujar Arief di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/4).

Meskipun kenaikan harga beras menjadi perhatian masyarakat, namun langkah ini diambil demi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasaran.

Arief juga menegaskan bahwa pihak Bapanas terus berusaha untuk menemukan solusi terbaik agar kebijakan HET beras bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak terkait.(RJ)

 

 

Baca Juga: Berita Nasional

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*