Lima Siswa Jawa Tengah Raih Penghargaan Prestasi pada Hari Kesaktian Pancasila

Penghargaan Mahasiswa Jawa Tengah
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana memberikan penghargaan istimewa kepada lima siswa berprestasi asal Jawa Tengah pada Hari Kesaktian Pancasila, Minggu, 1 Oktober 2023, di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. (foto: jatengprov.go.id)

JoSS, SEMARANG – Pada Hari Kesaktian Pancasila, Minggu, 1 Oktober 2023, lima siswa berprestasi asal Jawa Tengah telah menerima penghargaan istimewa beserta dana pembinaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, usai upacara yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Kelima siswa yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah:

1. Much Reza A Habibi: Meraih medali emas pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika tingkat SD.

2. Raisa Aldrian Putra Permana: Meraih medali emas pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) kategori karate tingkat SMP.

3. Rifqi Faizulhaq: Meraih medali emas pada Cipta Baca Puisi FLS2N PDBK dan O2SN PDBK cabang catur.

4. Yoseph Satria: Meraih medali emas dalam cabang renang pada ajang O2SN tingkat SMA.

5. Dhea Kurnia Yulita: Meraih medali emas dalam cabang atletik pada ajang O2SN tingkat SMK.

Baca Juga: Tiga Raperda Disetujui, Nana: Sinergi Eksekutif dan Legislatif Dukung Optimalisasi Pembangunan Daerah

Raisa Adrian, siswa SMPN 2 Boyolali yang meraih emas dalam karate, mengungkapkan rasa bangganya. Dia mengakui bahwa perjuangannya untuk mencapai prestasi ini sangat berat, namun semangatnya tidak pernah padam. Dia juga memiliki cita-cita untuk maju ke tingkat internasional dalam bidang karate.

“Bangga dan senang. Tadi kita dipesan lebih serius lagi dan semangat. Selama ini O2SN nasional berat mempersiapkan fisik. Sangat berat, kalau latihan awal ikut karate kelas 1 SD. Target ke depan maju internasional, dipanggil dan jadi juara satu,” ujarnya, dikutip dari jatengprov.go.id.

Much Reza, peraih medali emas OSN tingkat SD, mengungkapkan kebahagiannya karena bisa bertemu langsung dengan Pj Gubernur. Ia juga menekankan bahwa matematika adalah hal yang menyenangkan.

“Senang banget bisa ketemu langsung sama Pak Gubernur. Tidak menyangka juga. Kalau untuk kejuaraan ini, saya sudah berlatih sejak TK. Buat teman-teman, Matematika itu menyenangkan lho,” ungkapnya.

Rifqi Faizulhaq, siswa berkebutuhan khusus dari SLBN Salatiga yang meraih medali emas dalam puisi, merasa bangga karena usahanya selama ini telah membuahkan hasil. Ia mengakui bahwa ibu dan temannya telah membantunya dalam berlatih, dan dia juga terinspirasi oleh sastrawan Tere Liye.

“Kalau latihan puisi, saya dibantu sama ibu dan teman saya. Kadang kalau sama teman saya telepon dan diskusi. Kalau sastrawan idola, saya idolakan Tere Liye. Sering dengar audio book-nya,” paparnya.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, menyampaikan pesan penting tentang merawat persatuan bangsa di Indonesia, yang terdiri dari beragam suku, ras, agama, dan golongan.

“Pesan kami ke generasi muda kita harus merawat menjaga dan menegakkan ideologi Pancasila,” tegas Nana.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Syamsudin Isnaneni, berharap bahwa prestasi siswa-siswa tersebut akan menghasilkan prestasi-prestasi yang lebih membanggakan di masa depan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dana pembinaan bervariasi kepada setiap siswa, mulai dari Rp4,5 juta hingga Rp10 juta. Hal ini merupakan bagian dari perhatian Pemprov Jateng terhadap anak-anak berprestasi secara nasional, yang dibiayai melalui alokasi dana APBD dengan tujuan memberikan motivasi dan pembinaan kepada mereka.

“Ini bagian dari perhatian Pemprov Jateng kepada anak berprestasi nasional. Dari alokasi dana APBD, kita beri motivasi dan pembinaan kepada mereka,” pungkasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*