Jembatan Jurug B di Solo Resmi Dibuka Kembali, Lebih Lebar

Jembatan Jurug B Solo
ILustrasi , Jembatan Jurug B Solo (Dokumentasi Pemkot Solo 2022)

JoSS, SOLO – Jembatan Jurug B dibuka untuk umum pada Selasa (5/9/2023) sekitar pukul 15.00 WIB. Kepastian itu setelah dilakukan uji beban dengan dilewati truk seberat 30 ton pada Senin (4/9/2023).

Pembukaan jembatan ini merupakan hasil dari kerja sama antara PT Baja Titian Utama, Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, dan Satlantas Polresta Solo dalam sebuah joint survey yang dilakukan pada Senin (4/9/2023).

General Manager Konstruksi PT Baja Titian Utama, Bambang Nurhadi, menyatakan bahwa pembangunan jembatan telah berhasil diselesaikan, dan Jembatan Jurug B kini dapat digunakan kembali oleh pengguna jalan pada hari yang sama. Bambang Nurhadi juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Solo yang telah sabar menunggu selama hampir satu tahun selama proses pembangunan.

Jembatan Jurug B dibuka setelah melewati uji beban yang berhasil dilewati oleh truk seberat 30 ton dalam hasil joint survey. Nanung, nama akrab Bambang Nurhadi, menjelaskan bahwa jembatan ini juga dilengkapi dengan lampu penerangan jalan dan taman yang memperindah penampilannya. Selain itu, jembatan ini lebih lebar dibandingkan dengan jembatan lama.

Baca Juga: Unik! Jembatan Terpanjang di Tol Jogja-Solo Ini Diberi Nama ‘Jebul’

“Jadi jembatan sudah bisa dioperasionalkan, sudah bisa kembali dilewati kendaraan sehingga memperlancar arus lalu lintas. Jembatan ini juga lebih lebar dibandingkan jembatan lama,” katanya, seperti dilansir dari solopos.com.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Taufiq Muhammad, merencanakan pembukaan Jembatan Jurug B pada Selasa pukul 15.00 WIB dengan persiapan dimulai sejak pukul 14.00 WIB.

Pembukaan jembatan ini diharapkan akan mengembalikan kondisi arus lalu lintas di sekitar Jembatan Jurug menjadi normal, setelah jembatan tersebut ditutup total selama proses pembangunan. Arus lalu lintas kendaraan bermotor sementara dialihkan melalui Jembatan Jurug C selama penutupan.

Jembatan Jurug B dibangun menggunakan kombinasi desain Steel I Girder (SIG) dan Steel Box Girder (SBG) yang memiliki prediksi umur hingga 100 tahun.

Teknologi sistem box girder dipilih karena kombinasi struktur konstruksinya memiliki nilai estetika terbaik, efisiensi dalam meredam tekanan, dan umur yang panjang. Sistem box girder juga memiliki celah yang bisa berfungsi sebagai tempat pipa di bawah jembatan, menjadikannya salah satu pilihan utama dalam pengerjaan struktur jembatan di seluruh dunia.

Struktur rangka Jembatan Jurug B yang kini telah dibuka menjadi salah satu ikonik di Tanah Air, membanggakan masyarakat Solo. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*