Unik! Jembatan Terpanjang di Tol Jogja-Solo Ini Diberi Nama ‘Jebul’

Jembatan Jebul
Kontruksi Jembatan Jebul yang merupakan jembatan terpanjang di tol Jogja Solo dan Jogja YIA. - Youtube

JoSS, JOGJA – Ruas tol Jogja-Solo bakal dilengkapi jembatan sepanjang 170 meter dan merupakan yang terpanjang yang ada di proyek tol tersebut. Terletak di Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, jembatan yang diberi nama Jebul ini dirancang secara unik, melayang di atas lahan dataran rendah di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Klaten.

Meskipun sebenarnya tidak melintasi sungai besar, konstruksi jembatan ini menjadi perwujudan inovasi di bidang teknik sipil yang canggih, mengingat kondisi lahan yang ada.

Rachmat Jesiman Putra, Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), mengonfirmasi bahwa Jembatan Jebul adalah jembatan terpanjang yang ada dalam proyek tol Jogja-Solo. “Iya betul [jembatan terpanjang di tol Jogja Solo] namanya Jembatan Jebul, jembatan terpanjang yang ada di jalan Tol Jogja-Solo,” ujarnya, seperti dikutip dari harianjogja.com, Kamis (17/8/2023).

Dia menambahkan progres pembangunan Jembatan Jebul juga menunjukkan kesuksesan dalam pelaksanaan proyek ini. Hingga pertengahan Agustus 2023, telah terpasang seluruh girder, kerangka atas jembatan, yang berjumlah 48 satuan. Jembatan ini memiliki empat bentang girder dengan total panjang 170 meter, di mana setiap bentang dilengkapi dengan 12 girder berukuran 40 meter.

Baca Juga: Proyek Jalan Tol Jogja-Bawen Siap Rampung Tahun Ini

Mengingat peran penting Jembatan Jebul dalam menghubungkan wilayah, di bagian bawahnya juga telah disediakan jalan akses untuk warga setempat. Jalan ini akan mempermudah mobilitas penduduk sekitar untuk beraktivitas sehari-hari.

Selain itu, Jembatan Jebul juga menjadi bagian integral dari upaya Pemerintah untuk meningkatkan konektivitas wilayah DIY. Proyek tol Jogja-Solo Kulonprogo yang melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bertujuan untuk mengurangi kemacetan di wilayah ini.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyampaikan harapannya bahwa tol Jogja-Solo Kulonprogo akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar. “Untuk PSN Tol Solo-Yogyakarta, tahun 2024 semoga sudah dapat dimanfaatkan masyarakat sampai Purwomartani, karena tol ini memang sudah sangat ditunggu,” ujarnya.

Konstruksi Jalan Tol Jogja Solo seksi 1 sepanjang 42,38 km dikerjakan oleh kontraktor PT Jogjasolo Marga Makmur dalam 2 paket, yakni Seksi 1 paket 1.1 ruas Kartasura-Klaten sepanjang 22,30 km dan Seksi 1 paket 1.2 ruas Klaten-Purwomartani sepanjang 20,08 km.

Hingga Juli 2023 lalu pengadaan lahan ruas Kartosuro-Klaten sudah mencapai 95,26 persen dengan progres konstruksi 53,3 persen. Kemudian untuk ruas Klaten-Purwomartani progres lahan mencapai 79,96 persen dengan pekerjaan fisik 2,6 persen.

“Tol ini sangat ditunggu masyarakat karena lebih dari 25.000 kendaraan lewat Jogja-Solo setiap harinya, sehingga sudah sangat penuh, bahkan di periode tertentu sangat macet,” katanya.

Dengan pembangunan proyek tol Jogja-Solo yang sedang berjalan, termasuk Jembatan Jebul yang menjadi pilar utamanya, diharapkan konektivitas dan mobilitas antarwilayah di DIY dapat semakin lancar dan efisien. Seiring berjalannya waktu, infrastruktur ini akan menjadi salah satu aset penting dalam memajukan wilayah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*